SuaraJawaTengah.id - Bintara Pembina Desa atau Babinsa dan Bhayangkara Pembinaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat atau Bhabinkamtibmas Kelurahan Kauman, Pasar Kliwon, Solo, ternyata sama-sama bernama Sugiyanto.
Hal itu kerap membuat bingung masyarakat sehingga mereka memberikan panggilan berbeda. Masyarakat memanggil Pak Ndan untuk Babinsa Serka Sugiyanto dan Mas Ndan untuk Bhabinkamtibmas Aipda Sugiyanto.
Dilansir dari Solopos.com Serka Sugiyanto dan Aipda Sugiyanto menceritakan, sama-sama tidak menyangka mendapat tugas dengan lokasi yang sama.
Babinsa Kelurahan Kauman, Solo, Serka Sugiyanto menceritakan sudah lebih dari 10 tahun bertugas menjaga wilayah Kelurahan Kauman. Sedangkan Aipda Sugiyanto baru sekitar lima bulan terakhir bertugas di wilayah itu.
"Tidak menyangka juga kalau pas bertugas di Kauman ternyata rekan Babinsa juga bernama Sugiyanto. Sebelumnya tidak tahu, saat bertugas baru tahu. Justru ini dapat menjadi kekompakan bersama kami," papar Bhabinkamtibmas Aipda Sugiyanto mewakili Kapolsek Pasar Kliwon AKP Adis Dani Garta.
Aipda Sugiyanto yang akrab dengan sapaan Mas Ndan itu menceritakan sebelumnya bertugas di Satuan Sabhara Polresta Solo. Sehari-hari ia fokus pada kegiatan pengamanan dan patroli.
Namun, usai berpindah tugas, ia fokus pada pembinaan masyarakat Kauman, Solo, sebagai Bhabinkamtibmas bersama Babinsa dan pihak terkait lainnya. Pemetaan lapangan sudah ia lakukan begitu berpindah tugas.
Karakteristik wilayah sudah ia pahami. Ia menyebut Kauman merupakan kawasan kaum beriman atau umat muslim yang taat.
Sementara itu, Babinsa Kauman, Serka Sugiyanto, mewakili Danramil Pasar Kliwon, Solo, Kapten Cpl Warji, menceritakan sepuluh tahun lalu, beberapa kali ia menemukan beberapa penyakit masyarakat dari orang luar seperti minum minuman keras.
Baca Juga: Memaki DPR, Ternyata Running Text SMK Muhammadiyah Salaman Diretas
Namun, pemahaman teritorial Kauman sebagai lokasi ulama dan kiai membawanya mengimbau segelintir masyarakat itu untuk berhenti.
"Babinsa dan Bhabinkamtibmas terus masif berpatroli mewujudkan masyarakat Kauman terbebas dari penyakit masyarakat agar dapat hidup aman, nyaman, dan tenang," papar Serka Sugiyanto yang akrab dengan panggilan Pak Ndan itu.
Pak Ndan pun tidak mengira akan berada dalam situasi yang cukup unik karena bertugas dalam satu lokasi yang sama dengan Bhabinkamtibmas yang juga bernama Sugiyanto.
"Saya dipanggil Pak Ndan, Mas Ndan itu Aipda Sugiyanto. Panggilan Pak Ndan dan Mas Ndan ini supaya masyarakat lebih akrab kepada kami," imbuh Pak Ndan.
Berita Terkait
-
Kronologi Pembubaran Aksi di Banyumas, 5 Pelajar Ditangkap Polisi
-
Hore! Pemkot Semarang Izinkan Bioskop Dibuka
-
Aksi Tolak UU Cipta Kerja di Banyumas Ricuh, Polisi Pukul Mundur Demonstran
-
Pilih Solo Karier, Ruri Ngaku Tak Nyaman di Repvblik
-
Sempat Jadi Klaster, Warung Makan Bu Fat Terapkan Protokol Kesehatan Ketat
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
Terkini
-
Pantura Jateng Siaga Banjir dan Longsor! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat Ekstrem
-
3 MPV Bekas Rp50 Jutaan Tahun 2005 ke Atas: Mewah, Nyaman, dan Kini Gampang Dirawat!
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan CSR untuk Gapura Tanjung Water Park, Dukung Ekonomi Lokal Grobogan
-
OTT Bupati Sudewo, KPK Amankan Rp2,6 Miliar! Inilah Alur Pemerasan Jabatan Perangkat Desa di Pati
-
5 Modus Korupsi Bupati Pati Sudewo, Peras Kades Demi Jabatan Perangkat Desa