Scroll untuk membaca artikel
Chandra Iswinarno
Rabu, 21 Oktober 2020 | 15:27 WIB
Warga melihat lokasi penemuan jasad seorang wanita yang terbakar di dalam mobil di Cendana, Desa Toriyo, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (21/10/2020). (ist/solopos.com)

SuaraJawaTengah.id - Penemuan jasad wanita yang sudah hangus terbakar di dalam mobil yang terparkir di Desa Toriyo, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo pada Selasa (20/10/2020) menjadi perhatian warga sekitar.

Lantaran kejadian tersebut secara misterius dengan beberapa keanehan yang tidak biasa. Seorang warga sekitar, Hartanto Wibowo (50) mengaku sangat kaget, dengan peristiwa tersebut.

Dia bahkan mengemukakan, jika malam itu pintu rumahnya sempat digedor-gedor orang.

"Sekitar pukul 22.00 WIB malam pintu rumah saya digedor-gedor orang. Pas saya buka orang ini menyampaikan kalau mobil saya terbakar. Tapi saya lihat itu bukan mobil saya. Tak pikir malah mobil ipar saya, tapi kok pelat nomornya bukan," katanya seperti dilansir Solopos.com-jaringan Suara.com pada Rabu (21/10/2020).

Baca Juga: Kebakaran Mobil di Sukoharjo, Saksi: Api Muncul dari Jasad Wanita

Kala itu, dia melihat api muncul dari bagian belakang mobil pada sisi kanan atau tepat di dekat tempat pengisian bahan bakar.

Hartanto bersama warga lainnya belum melihat orang di dalam mobil, pun saat berusaha memadamkan api tidak melihat ada pergerakan di dalam mobil.

"Saya juga tidak mendengar orang teriak minta tolong. Jadi saya pikir tidak ada orang di dalam mobil," katanya.

Namun tak berapa lama, ketika satu unit mobil pemadam kebakaran Sukoharjo berhasil memadamkan api.

Saat itu pula, kaca bagian belakang mobil pecah setelah terbakar. Hartanto kemudian melihat adanya sosok jasad tergeletak di jok belakang mobil.

Baca Juga: Jasad Wanita yang Ditemukan di Mobil Terbakar, Ternyata Kerabat Jokowi

"Joknya itu ditutup, jadi tubuhnya tergeletak di sana. Sudah gosong dan meninggal. Kemungkinan juga sudah meninggal saat sebelum dibakar, karena mobil tidak goyang-goyang dan tidak ada suara minta tolong," katanya.

Load More