SuaraJawaTengah.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solo menggelar debat publik Pilkada 2020 dengan dua pasangan cawali-cawawali, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa dan Bagyo Wahyono-F.X. Supardjo (Bajo), Rabu (4/11/2020) malam.
Berasal dari rakyat kecil, Calon Walikota Surakarta pasangan nomor urut 2, Bagyo Wahyono ingin 'Ngewongke Wong Solo' tulus dengan hati.
Hal itu disampaikan dalam closing statment debat publik untuk meyakinkan warga Surakarta untuk memilihnya.
Bagyo pun mengaku bukan orang pintar dan tidak memiliki banyak dana.
"Saya ini hanya orang kecil ingin berjuang untuk rakyat, saya juga tidak pintar dan tidak punya dana. Tapi saya punya banyak saudara," katanya pada Jumat (6/11/2020).
Maka dari itu, dirinya pun sadar berjuang dalam pilkada ini dengan cara memaksimalkan gotong royong.
"Saya hanya punya hati dan pasti akan memihak kepada orang kecil," ujarnya.
Bagyo pun percaya karena berasal dari rakyat kecil, ia akan menciptakan suatu perubahan dengan memanusiakan orang solo.
Diketahui Pilkada 2020, Pasangan Calon Wali kota dan Wakil Wali Kota Solo nomor urut 1 Gibran Rakabuming Raka berpasangan Teguh Prakosa diusung oleh PDIP. Selain itu, mereka juga didukung Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, PSI, PPP, PKB, Partai Nasdem, dan Perindo
Baca Juga: Gibran Sampaikan Visi Misi: Membangun Kota Solo Menjadi Kota Modern
Sementara itu lawannya, Pasangan nomor urut 2 Bagyo Wahyono dan FX Suparjo maju dari jalur perseorangan.
(FN)
Berita Terkait
-
Pendidikan, Paslon Bajo Siap Menyediakan Alat Komunikasi untuk Siswa
-
Gibran Jawab Pertanyaan Soal Narkoba di Acara Debat
-
Memimpin Solo, Gibran: Kita Tidak Boleh Lagi Menggunakan Cara Tradisional
-
Untuk Pemuda, Gibran Punya Program Creative Hub dan Public Space
-
Visi Bagyo Wahyono, Lebih Mengutamakan Ekonomi Kerakyatan
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Jawa Tengah Garap Potensi Desa: Kunci Pembangunan Nasional dan Indonesia Emas
-
Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Tewas, akan Dimakamkan Disebelah Pusara Nenek
-
Menguak Warisan Kekayaan Mohammad Reza Pahlavi: Dari Minyak hingga Kerajaan Bisnis Global
-
10 Fakta Gunung Slamet yang Mengerikan, Penyebab Pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan Hilang Misterius
-
Fakta-fakta Mengejutkan Reza Pahlavi, Sosok yang Ingin Gulingkan Rezim Iran