SuaraJawaTengah.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solo bersama Bawaslu Solo menggelar debat publik Pilkada 2020 dengan dua pasangan cawali-cawawali, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa dan Bagyo Wahyono-F.X. Supardjo (Bajo), Rabu (4/11/2020) malam
Dalam pemaparan visi misi dalam debat publik antar paslon pemilihan walikota Surakarta. Paslon nomor urut dua, Bagyo Wahyono, akan mengedepankan sandang dan pangan untuk warga solo.
Bagyo menginginkan kota Solo harus memiliki adab yang tinggi untuk masalah sandang.
"Kita harus kembali ke adab timur dengan mengedepankan sopan santun, toleransi dan gotong royong," Katanya.
Selain itu, Bagyo juga menyampaikan agar warga Solo lebih mencintai baju adatnya sendiri.
"Kita akan mementingkan baju-baju adat seperti batik, maka saya akan mengutamakan batik untuk kepentingan industri kota," ujarnya.
Kemudian untuk pangan, Bagyo akan mencoba menghidupkan ekonomi kerakyatan. Di mana akan lebih membantu pasar-pasar tradisional dan UMKM.
"Saya akan meminta bantuan kepada pengusaha untuk saling bersinergi merangkul dengan ekonomi kerakyatan ini," Tandanya.
Diketahui Pilkada 2020, Pasangan Calon Wali kota dan Wakil Wali Kota Solo nomor urut 1 Gibran Rakabuming Raka berpasangan Teguh Prakosa diusung oleh PDIP. Selain itu, mereka juga didukung Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, PSI, PPP, PKB, Partai Nasdem, dan Perindo
Baca Juga: Habib Hasan Sebut Gibran Rakabuming Lebih Cerdas Daripada Ayahnya
Sementara itu lawannya, Pasangan nomor urut 2 Bagyo Wahyono dan FX Suparjo maju dari jalur perseorangan.
(FN)
Berita Terkait
-
Gibran Sampaikan Visi Misi: Membangun Kota Solo Menjadi Kota Modern
-
Penantang Gibran Tunggak Pembayaran, PDAM Solo: Bisa Diangsur
-
Habib Hasan Bersama Pendekar Siap Kawal Gibran Hingga Memimpin Jawa Tengah
-
Lawan Anak Presiden, Bajo Klaim Kantongi 70 Ribu Suara
-
Maju Independen, Dana Sumbangan Kampanye Bajo Capai Rp153,4 juta
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
18 Tim Sepakbola Putri SD Ramaikan Junior Putri Cup 2026 di Semarang
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga