SuaraJawaTengah.id - Ketua Divisi Kreatif Pemenangan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo), Aryo Yudho menyebut jika debat perdana Pilkada Solo di The Sunan Hotel, 6 November silam menepis isu calon boneka.
Menurutnya, penyampaian materi debat pasangan calon yang maju secara independen tersebut membuktikan keseriusan Bajo untuk memajukan Kota Solo.
"Kalau memang settingan atau boneka, ya jawab senaknya saja (saat debat) sudah selesai. Tapi debat lalu bukti jika pasangan kami memang benar-benar ingin membangun kota ini," kata Aryo Yudho saat ditemui di Posko Pemenangan Bajo di Kampung Jajar, Kecamatan Laweyan.
"Jadi perlu ditegaskan lagi, jika Bajo itu bukan settingan, teriakan terkeras kami dari relawan pendukung," tambah dia.
Bukan isu baru jika pasangan yang diusung Ormas Tikus Pithi Hanata Baris itu dianggap sebagai boneka dari putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka yang maju bersama Teguh Prakosa.
Ketua Tim Kampanye Bajo, Zainul Hakim menilai isu settingan tersebut wajar terjadi mengingat pasangan calonnya berangkat dari jalur independen.
Untuk itu, lanjut dia, debat Pilkada Solo menjadi pelajaran bagi Bajo untuk semakin menggali hal-hal positif bagi Bumi Bengawan.
"Jadi Pak Bagyo dan Pak SUpardjo itu lebih banyak membaca literasi serta banyak menyerap informasi. Beliau juga intensif berbicara dengan teman-teman birokrat," paparnya.
Sementara itu, dalam debat perdana lalu salah satu yang jadi sorotan adalah rencana Bajo membangun hunian di bantaran sungai. Pasangan itu akan membangun perumahan di bantaran sungai untuk warga miskin yang belum punya rumah.
Baca Juga: Tak Enak Badan Pascadebat, Bajo Absen Temui Media
Rencana itu mendapat beragam pendapat dari publik, termasuk lawan pilkada yakni Gibran yang sangsi berkait pelanggaran aturan.
Namun, Ketua Ormas Tikus Pithi Hanata Baris, Tuntas Subagyo, menilai pembangunan hunian bagi mereka yang belum memiliki tempat tinggal. termasuk dalam program kesejahteraan masyarakat miskin.
"Pembangunannya bukan di pinggiran sungai pas, tetapi akan berjarak dengan sungai agar tidak melanggar undang-undang yang ada. Walaupun istilahnya tetap dengan kata-kata bantaran sungai," ujarnya.
Di sisi lain, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo telah menetapkan jadwal debat tahap kedua pasangan calon (Paslon) Pilwakot Solo pada tanggal 3 Desember.
Kedua Paslon yang bertarung di acara debat adalah Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa dan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo). Sementara itu, terkait lokasi debat sejauh ini belum ditentukan KPU.
Kontributor : RS Prabowo
Berita Terkait
-
Sifat Calon Wali Kota Solo Versi Primbon: Gibran Berwibawa, Bagyo Jujur
-
Evaluasi Debat Pertama, Bajo Akan Temui Tokoh Masyarakat
-
Akan Bangun Rusun di Bantaran Sungai, Bajo: Saya Sudah Survei
-
Bajo Ingin Ngewongke Wong Solo, Gibran-Teguh Ingin Solo Menjadi Modern
-
Debat Perdana Pilkada Solo, Beda Generasi, Beda Visi
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Dukung Semangat Berbagai Generasi Muda, Semen Gresik Bersama FORSA Hadirkan Keceriaan Puluhan Siswa
-
Usai Pidato Presiden, Gubernur Ahmd Luthfi Tegaskan Satu Tujuan: Sejahterakan Rakyat
-
SMPN 1 Blora dan Dinas Pendidikan Telusuri Dugaan Perundungan Siswa Kelas IX
-
Sidang Korupsi Fadia Arafiq Ungkap Dugaan Pencopotan Outsourcing Bermotif Politik
-
BRImo Makin Diminati, 49,7 Juta Pengguna dan Transaksi Rp4.166 Triliun