SuaraJawaTengah.id - Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang melaporkan rektornya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikembalikan kepada orang tua karena diduga terlibat dalam simpatisan Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Dekan Fakultas Hukum Unnes, Rodiyah mengatakan, pimpinan Fakultas Hukum Unnes bersama tim pengembang karakter mahasiswa telah melaksanakan pembinaan akademik dan moral karakter kepada mahasiswa atas nama Frans Josua Napitu.
"Sesuai tugas dan fungsi yang diatur dalam perundang-undangan mahasiswa tersebut sudah mendapatkan nasehat dan peringatan dari pimpinan terutama tentang dugaan keterlibatannya pada simpatisan OPM," jelasnya, Selasa (17/11/2020).
Sebelumnya, pimpinan Fakultas Hukum Unnes telah berusaha menyampaikan informasi dan undangan kepada orangtua Frans Josua Napitu, namun tidak hadir.
"Menimbang dan memperhatikan fakta tersebut dan Berdasarkan Pasal 7 UU No 20 Tahun 2003 kami memutuskan mengembalian mahasiswa bernama Frans Josua Napitu kepada orang tua,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rodiyah menyampaikan Keputusan Pengembalian mahasiswa tersebut dituangkan dalam Keputusan Dekan Fakultas Hukum Nomor 7677/UN37.1.8/HK/2020.
"Dalam surat keputusan terdapat beberapa pertimbangan mengambil keputusan pengembalian mahasiswa kepada orang tuanya," ucapnya.
Menurutnya, Fakultas Hukum telah melakukan pembinaan moral karakter kepada Frans Josua Napitu atas perbuatan-perbuatan yang melanggar etika mahasiswa terutama diduga keterlibatannya pada Simpatisan (OPM).
"Keterlibatannya pada OPM diduga mengancam Keutuhan NKRI," imbuhnya.
Baca Juga: Pembunuhan Pendeta di Papua Terkuak, Veronica Koman: Semua Kok Dianggap OPM
Sampai saat ini, Suara.com sudah berusaha untuk meminta konfirmasi kepasa Frans Josua Napitu namun belum ada jawaban.
Sebelumnya, Frans Josua Napitu melaporkan Rektor Unnes ke KPK RI karena terdapat dugaan korupsi. Saat ini laporan dugaan korupsi Rektor Unnes sudah diberikan kepada KPK pada Jumat (13/11).
Kontributor : Dafi Yusuf
Berita Terkait
-
KPK Sayangkan Mahasiswa Pelapor Rektor Unnes Dikembalikan ke Orang Tua
-
Mahasiswa Laporkan Rektor Dijatuhi Sanksi, KPK: Harusnya Dapat Penghargaan
-
Mahasiswa Unnes Pelapor Dugaan Korupsi Rektor ke KPK, Kena Sanksi
-
Dilaporkan Mahasiswanya ke KPK, Rektor Unnes Memilih Fokus pada Kesehatan
-
Diduga Korupsi, Mahasiswa Unnes Laporkan Rektornya ke KPK
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Lebih dari Pendidik, Guru PAUD dan TK Diharapkan Jadi Teladan Pembentukan Karakter Anak
-
Menaker Apresiasi Program Magang Nasional BRI, Buka Peluang Karier bagi Talenta Muda
-
BRI Gandeng Prodia, Hadirkan Promo Medical Check-Up hingga Pemeriksaan Genomics
-
Kisah Cucur Aulia, UMKM Binaan RB Rembang yang Sukses Mengangkat Jajanan Tradisional
-
Semarang Diprakirakan Cerah Berawan, Hujan Berpotensi Turun Sore Nanti