SuaraJawaTengah.id - AS (40) nekat membunuh kekasih wanitanya setelah berhubungan badan dengannya. AS membunuh korban karena tersinggung ditagih hutang setelah berhubungan badan di kamar kostnya.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Auliansyah Lubis mengatakan, pelaku merupakan kekasih gelap korban. Menurutnya, terdapat hubungan spesial antara korban dan pelaku.
"Bisa dikatakan, pelaku merupakan kekasih gelap korban," jelasnya di Kapolrestabes Semarang, Jumat (20/11/2020).
Berdasarkan pemeriksaan, pelaku mempunyai hutang kepada korban sebanyak Rp11 juta. Ketika pertemuan terakhir pelaku tersinggung saat ditagih. Akhrinya korban dibunuh oleh AS.
"Pelaku sering ditagih korban, saat pertemuan terakhir setelah berhubungan badan di kamar kost, pelaku membunuh korban," imbuhnya.
Setelah itu, korban dimasukan dalam sleeping bag. Kemudian korban dibawa ke Gunung Pati tepatnya di semak-semak pinggir Jalan Pramuka pada Jumat (13/11) yang lalu.
"Dia membawa korban yang susah dalam keadaan meninggal menggunkan sepeda motor," ujarnya.
Sebelum korban dibuang ke semak-semak, pelaku juga mengambil handphone dan kalung korban untuk dijual. Setelah itu, ia kembali ke Jalan Pramuka menggunakan sepeda motor korban. Setelah itu, pelaku kembali ke kost menggunakan driver ojol online.
"Dia ingin membuat seolah-olah meninggal karena kecelakaan. Sengaja korban dipakaikan helm lagi supaya kelihatan kecelakaan," imbuhnya.
Baca Juga: Terungkap! Fakta Mengerikan Kasus Mayat Terkubur di Kontrakan Depok
Kontributor : Dafi Yusuf
Berita Terkait
-
Bersembunyi di Dusun, Pelaku Pembunuhan Pengemudi Ojek Online Ditangkap
-
Pembunuh Ayu Clara Tertangkap, Polres OKI Posting Foto Pelaku di FB
-
Dapat Ancaman Pembunuhan, Nora Alexandra Bakal Lapor Polisi
-
Dendam, Matjikin Bunuh Dulmanan di Tengah Jalan Sebab Sering Inbox FB Istri
-
Kesal Dijelekan di Medsos hingga Dicerai Istri, Mat Sidik Bunuh Tetangga
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah