SuaraJawaTengah.id - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta Polri menindak tegas siapapun pelaku rasis di Indonesia. Pernyataan Sahrono mengarah pada politisi Partai Hanura Ambroncius Nababan yang diduga melakukan serangan rasis kepada mantan komisioner Komnas HAM Natalius Pigai.
“Sikap rasisme seperti itu tidak bisa ditolerir lagi. Polisi harus menindak tegas siapapun pelakunya, apapun jabatannya, pokoknya tidak boleh pandang bulu," kata Sahroni di Jakarta, Selasa (26/1/2021).
Dia menilai serangan rasis telah menciderai nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal ika.
Menurut dia tindakan Ambroncius tidak sepatutnya dilakukan di Indonesia yang merupakan negara dengan rakyat yang heterogen.
"Ini jelas-jelas tindakan rasis dan tidak sepatutnya terjadi di negara dengan rakyat heterogen seperti di Indonesia. Perilaku Ambroncius ini jelas telah mencederai nilai pancasila dan keberagaman yang ada di NKRI," ujarnya.
Menurut dia ketegasan Polri sangat dibutuhkan karena kalau kasus tersebut dibiarkan dapat menimbulkan kembali konflik perpecahan.
Sebelumnya, Ambroncius menjadi perhatian publik karena diduga telah melakukan tindakan rasis kepada Natalius Pigai.
Tindakan dilakukan melalui media sosial. Ambroncius menyandingkan foto Pigai dengan gorilla. Ambroncius mengatakan unggahannya tersebut didasari dari pernyataan Natalius yang menolak vaksin Covid-19 Sinovac.
Tetapi Ambroncius mengatakan tidak berniat rasis terhadap orang Papua, sebab dia maju menjadi calon anggota DPR dari daerah pemilihan Papua pada 2019.
Baca Juga: Pembelaan Ambroncius Nababan Setelah Bikin Dongkol Banyak Pihak
Kemarin, ketua umum Relawan Projamin (pendukung Jokowi) datang ke kantor Bareskrim.
Berita Terkait
-
Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice
-
Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya
-
Pigai Bongkar Rahasia Dipilih Prabowo Jadi Menteri: "Saya Batuk Saja Dibuatkan Berita!"
-
AI hingga Perubahan Iklim Masuk Agenda Prioritas HAM Nasional 2026
-
Tunggu Tanda Tangan Presiden, Pigai Janji Tuntaskan Hak 7.000 Korban HAM Berat
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
BRILink Agen BRI Buka Peluang Ekonomi, Mitra di Rembang Layani hingga 100 Transaksi per Hari
-
Kader Gerindra Semarang Geruduk Polrestabes, Desak Kasus Penyadapan Prabowo Diusut Tuntas!
-
Wagub Taj Yasin Minta Baznas-Lazismu Sinergi Ikut Entaskan Kemiskinan
-
Tak Sekadar Olahraga, BRI BO Cepu Gelar Charity Run dan Walk untuk Berbagi dengan Anak Yatim
-
Dukung Masa Depan Buah Hati, BRI Private dan Prioritas Gandeng Sequoia School