Lurah Degayu, Ma'asobirin mengatakan, terdapat 1.549 warga di dua RW yang terdampak banjir.
"Yang banjir hanya di RW 7 dan 8. Kalau RW lainnya tidak. Sampai hari ini masih banjir, tapi tidak ada warga yang mengungsi," katanya kepada Suara.com, Sabtu (23/1/2021).
Menurut Ma'asobirin, banjir di wilayah tersebut sudah terjadi sejak Desember 2020. Genangan air hanya beberapa saat saja surut.
"Surut sebentar nanti datang air rob, banjir lagi. Berapa hari surut lagi tapi tetap ada genangan, nanti tambah lagi kalau hujan," ungkapnya.
Ma'asobirin mengatakan, selain curah hujan tinggi, penyebab banjir adalah rob serta limpasan air dari Kali Banger dan Kali Gabus yang berada di perbatasan Kota Pekalongan dan Kabupaten Batang.
"Misalkan tidak turun hujan pun tetap ada genangan air karena rob. Apalagi ditambah hujan. Airnya tidak bisa mengalir ke mana-mana sehingga banjirnya awet," ujarnya.
Terkait kondisi air yang berwarna hijau, Ma'asobirin mengatakan hal itu terjadi karena air yang menggenang bercampur dengan lumut.
"Warna hijau itu lumut karena di situ ada rawa-rawa juga. Memang banyak banjirnya yang berwarna hijau, di permukiman dan di jalan," ucapnya.
Baca Juga: Bukan Banjir, Kota Presiden Jokowi Justru Dikepung Masalah Genangan Air
Berita Terkait
-
Banjir Surut, Tumpukan Sampah 'Hiasi' Sudut Kota Banjarmasin
-
Suzuki Peduli Banjir Berikan Layanan Gratis di Kalimantan Selatan
-
Peduli Sesama, Deltalube Kunjungi Korban Banjir Bandang di Puncak Bogor
-
Indonesia Dilanda Banyak Bencana, Ustaz Abdul Somad Ingatkan soal Azab
-
Bukan Banjir, Kota Presiden Jokowi Justru Dikepung Masalah Genangan Air
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
Terkini
-
OTT Bupati Sudewo, Gerindra Jateng Dukung Penuh Penegakan Hukum dari KPK
-
Gebrakan Awal Tahun, Saloka Theme Park Gelar Saloka Mencari Musik Kolaborasi dengan Eross Candra
-
Deretan Kontroversi Kebijakan Bupati Pati Sudewo Sebelum Berakhir di Tangan KPK
-
OTT KPK di Pati: 6 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan yang Sudah Lama Dibisikkan Warga
-
7 Kontroversi Bupati Pati Sudewo Sebelum Kena OTT KPK, Pernah Picu Amarah Warga