SuaraJawaTengah.id - Maskapai TransNusa tidak mengudara lagi untuk melayani rute-rute penerbangan antardaerah di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur sejak pandemi COVID-19 pada 2020.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT Isyak Nuka mengatakan tidak mengetahui alasan jelas dari manajemen maskapai TransNusa yang tidak lagi kembali mengudara di NTT, padahal maskapai lain sudah beroperasi normal.
"TransNusa tidak lagi mengudara di NTT sejak pandemi COVID-19 tanpa alasan jelas," katanya berkaitan dengan kondisi layanan penerbangan antardaerah di NTT di tengah pandemi COVID-19.
Ia mengatakan kondisi ini sempat menjadi kendala layanan transportasi udara bagi masyarakat terutama pada rute-rute yang sebelumnya dilayani TransNusa.
Oleh karena itu pemerintah provinsi telah mengambil langkah dengan meminta maskapai lain yang beroperasi di NTT agar melayani rute-rute yang tidak lagi dilayani TransNusa, kata Isyak.
Isyak menyebutkan di antaranya permintaan terhadap maskapai Wings Air untuk melayani rute Kupang-Ruteng, Manggarai PP, Kupang-Lewoleba, Lembata PP.
Selain itu pihaknya juga meminta maskpai Citilink untuk beroerasi di NTT melayani rute Kupang-Waingapu, Sumba Timur PP, Kupang-Bajawa, Ngada PP, Kupang-Labuan Bajo, Manggarai Barat PP.
"Dua maskapai tersebut sudah masuk melayani rute-rute yang sempat kosong itu sehingga kendala layanan transportasi udara bagi masyarakat teratasi," katanya. [Antara]
Baca Juga: Pandemi Covid-19, Kunjungan Wisman ke Sumut Anjlok 82,89 Persen
Berita Terkait
-
Saat Negara Gagal Hadir: Tragedi Anak NTT dan Luka Pendidikan Indonesia
-
5 Realita Pahit Krisis Air di TTS NTT: Dari Ancaman Stunting hingga Beban Berat Anak Perempuan
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
-
BNI Berdayakan 430 Perempuan NTT Lewat Program Anyaman Lontar
-
Salut, Ji Chang Wook Bangun 2 Sekolah PAUD di NTT Hasil Charity
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hamil, Dikawinkan, Dicerai, Dikawinkan Lagi: Kisah Pilu Santriwati Korban Kiai Cabul Ashari di Pati
-
Kiai Cabul Pati Buron ke Luar Jateng, Polda Turunkan Tim Jatanras Buru Pelaku!
-
Kiai Cabul Ashari Menghilang, Polisi Terus Buru Pelaku Pelecehan Seksual Ndholo Kusumo
-
Novita Wijayanti Datangi Gudang Bulog Cilacap, Kawal Harga Gabah Petani dan Stok Beras
-
5 Fakta Menyeramkan Kasus Kiai Cabul Pati, hingga Saksi Mundur Ketakutan