Akses jalan menuju Kampung Tirang Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal setelah menyeberangi sungai. (Suara.com/F Firdaus)
"Dia tidak mau sekolah karena sekolahnya di Kelurahan Tegalsari jauh, harus menyeberang pakai rakit. Kadang tidak ada yang nyebrangin. Pernah pindah ke SD yang di Kelurahan Muarareja biar tidak usah nyeberang, tapi akhirnya juga keluar karena jalannya jauh dan rusak," ujar Sumiyati, 46, ibu Prasetyo.
Selain bersama Prasetyo, Sumiyati tinggal di Kampung Tirang bersama suami dan tiga anaknya yang lain. Dua kakak Prasetyo juga tak tamat SD dan bekerja menjadi ABK di kapal pencari cumi.
"Suami juga nelayan tapi ini lagi nggak melaut, mau buat warung. Kalau anak yang paling kecil usianya 4 tahun. Nggak tahu nanti sekolah apa nggak," tuturnya.
Kontributor : F Firdaus
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Stafsus Menag Hubungi Ahmadiyah, Dalami Pembubaran Paksa Kemah di Karanganyar
-
Program Mageri Segoro, Ikhtiar Bersama Menjaga Masa Depan Pesisir Jateng
-
Camping Anak Ahmadiyah di Karanganyar Dibubarkan, SETARA Institute: Polisi Jadi Saksi Bisu
-
6 Fakta Pembubaran Kegiatan Pemuda Ahmadiyah
-
Polisi Bubarkan Perkemahan Pemuda Ahmadiyah, Jubir JAI: Itu Cuma Camping Anak-Anak dan Olahraga