SuaraJawaTengah.id - Bea Cukai Kudus berhasil mengamankan ratusan batang rokok ilegal jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) yang hendak diselundupkan. Pajak cukai rokok yang terus naik, berbagai cara pun dilakukan pelanggar hukum untuk memuluskan aksinya.
Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Kudus, Gatot Sugeng Wibowo mengatakan, pelaku mencoba mengelabui petugas dangan menyembunyikan rokok ilegal, diantara barang-barang yang diangkut di dalam kontainer.
Untuk kemudian barang ilegal itu ditutup dengan sebuah medium truk diujung pintu. Sehingga seolah-oleh kontainer tersebut, hanya mengangkut medium truk saja.
"Kejadiannya pekan lalu, (10/2). Truk kontainer itu kedapatan mengangkut sebanyak 179.200 batang rokok ilegal," jelas Gatot, di Kudus, Rabu (17/2/2021).
Diakui Gatot, berbagai modus coba dilakukan oleh jaringan pengedar rokok ilegal guna mengelabui petugas. Namun petugas memiliki jurus jitu untuk mengendus aksi tersebut. Walaupun pelaku melakukannya serapi mungkin.
"Berdasarkan analisis informasi dan kejelian petugas di lapangan. Kami berhasil melakukan penindakan terhadap kontainer yang mengangkut rokok ilegal tersebut," ungkapnya.
Gatot mengatakan, potensi kerugian negara dari ratusan batang rokok ilegal itu ditaksir mencapai Rp120 Juta.
"Ratusan batang rokok ilegal ini diperkirakan bernilai Rp183.784.000, dengan potensi kerugian negara sebesar Rp120.121.344," terangnya.
Ia menyadari, adanya pandemi Covid-19 telah mengurangi kegiatan berbagai sendi perekonomian masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Baca Juga: Jadi Lokasi Pengungsian Banjir, Ini Potret Adem Warga Kudus Salat di Gereja
Namun hal itu, tidak bisa dijadikan alasan bagi oknum masyarakat untuk melakukan suatu usaha secara ilegal. Terlebih berpotensi untuk merugikan negara.
"Ini merupakan penindakan kesekian kalinya sejak tahun 2021 berjalan. Hingga 17 Februari ini, kami telah menindak 10 kasus. Dengan total potensi kerugian negara mencapai Rp488.864.376," sebut Gatot.
Kontributor : Fadil AM
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin
-
Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter
-
Bukan Cuma Hiburan, Sarif Abdillah Sebut Kesenian Tradisional Simpan Petuah Penting
-
Konflik PPP Memanas, Mardiono Depak Waketum Agus Suparmanto dan Taj Yasin