SuaraJawaTengah.id - Vaksinasi Covid-19 gelombang kedua di Kabupaten Sragen mulai dilakukan. Uniknya, yang menjadi vaksinator adalah sang bupati sendiri. Ia adalah Kusdinar Untung Yuni Sukowati.
Walaupun lama tidak pegang jarum suntik, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati ternyata masih lihai menancapkan jarum ke lengan peneremi vaksin Covid-19.
Menjadi vaksinator Covid-19, merupakan keinginan Kusdinar Untung Yuni Sukowati sendiri. Hal itu dilakukan supaya menjadi kebanggaan bagi para ASN.
“Kalau Bupatinya sendiri yang menyuntik akan menjadi kenang-kenangan bagi mereka,” kata dokter yang menjabat sebagai Bupati Sragen dilansir dari Solopos.com, Senin (22/2/2021).
Baca Juga: Antrean Membludak, Vaksinasi Covid di Pasar Tanah Abang Dibubarkan Polisi
Yuni, sapaan akrabnya, menyampaikan ada beberapa orang komorbid dan yang lainnya bisa ikut vaksinasi juga. Yuni mengaku memegang jarum suntik terakhir sebelum menjabat Bupati Sragen 2016 lalu.
Diketahui, vaksinasi PNS di Sragen yang dicanangkan Bupati Yuni itu diperuntukkan bagi 70 orang pejabat eselon II dan III yang terdiri atas Sekretaris Daerah (Sekda), staf ahli, asisten Setda, kepala dinas/badan, dan kepala bagian.
Selain itu vaksinasi pertama untuk tahap II ini juga diperuntukkan bagi 45 legislator dan 15 orang aparatur sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat DPRD (Setwan).
“Alhamdulillah hari ini, saya bisa menjadi vaksinator untuk para Sekda, staf ahli, asisten, kepala dinas, dan kabag serta sekretaris dinas. Ya, ini vaksinasi kali pertama untuk ASN. Besok secara berturut-turut dilanjutkan untuk TNI, Polri, pegawai BUMD/BUMN, sampai ke pedagang. Ada tiga lokasi vaksinasi, yakni puskesmas, klinik, rumah sakit, dan pasar,” jelas Bupati Yuni Sukowati.
Yuni menyampaikan vaksin datang mendadak pada Senin pukul 05.00 WIB. Yuni mendapatkan informasi kedatangan vaksin pada Minggu (21/2/2021) pukul 23.00 WIB.
Baca Juga: Begini Komentar Hotman Paris Usai Disuntik Vaksin Covid-19 untuk Lansia
Begitu mendapat kabar itu, Yuni memerintahkan petugas untuk langsung mengambil vaksin ke Semarang dan baru tiba pada Senin pagi.
Berita Terkait
-
Profil dan Pendidikan Untung Wina Sukowati, Bakal Calon Bupati Sragen yang Viral
-
Nama Crazy Rich PIK Helena Lim Terseret Kasus Korupsi, Dulu Sempat Heboh Diduga Palsukan Dokumen Vaksinasi Covid-19
-
Vaksinasi COVID-19 Tetap Gratis Untuk Kelompok Rentan
-
Peranan Penting Komunikasi Risiko & Kerja Kolaboratif untuk Capaian 2 Tahun Vaksinasi Inklusif COVID-19 di Indonesia
-
Komitmen Tangani Covid-19, AMNT Raih Penghargaan PPKM Award 2023
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Jangan Paksakan ke Rest Area saat Arus Balik, Ini Tips Istirahat Aman dan Nyaman dari Kapolri
-
Tak Hanya THR, Desa Wunut Tunjukkan Kepedulian Nyata Lewat Jaminan Sosial
-
Nikmati Libur Lebaran, Ribuan Wisatawan dari Berbagai Daerah Ramaikan Saloka Theme Park
-
Viral Tarian Bagi-bagi THR Diduga Tarian Yahudi? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Kenapa Banyak yang Menikah di Bulan Syawal? Ini Jawabannya