SuaraJawaTengah.id - Dua anak ditemukan tewas di galian C di Desa Surajaya, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Senin sore (22/3/2021).
Sebelum ditemukan dua anak di Pemalang itu dalam keadaan sudah meninggal. Keduanya dilaporkan hilang sejak Minggu (21/3/2021).
Identitas kedua bocah tersebut yakni Dimas Bowodiharjo, 9, dan Helmi Anatsya, 8. Keduanya tinggal di Desa Surajaya, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang, Wahadi mengatakan, kedua korban ditemukan di area galian C sekitar pukul 16.00 WIB.
"Kondisi kedua korban saat ditemukan sudah meninggal," kata Wahadi, Senin (22/3/2021).
Menurut Wahadi, sebelumnya kedua korban dilaporkan hilang pada Minggu (21/3/2021) sekitar pukul 15.00 WIB.
"Mereka awalnya pergi bermain, tapi sampai malam tidak pulang sehingga dilaporkan hilang oleh orang tuanya ke pemerintah desa dan diteruskan ke BPBD," ujarnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD bersama pemerintah desa, kepolisian, dan relawan ormas melakukan pencarian pada Senin pagi (22/3/2021) sekitar pukul 08.00 WIB.
Operasi pencarian itu dilakukan dengan menyisir area galian C di kebun tebu yang biasa dijadikan tempat bermain korban, dan hutan jati Desa Surajaya.
Baca Juga: Nekat! Warga Pemalang Bakar Rumah Orang Tua dan Mobil Sendiri
"Saat dilakukan pencarian di galian C, kedua korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal. Setelah dievakuasi, kedua korban dibawa ke rumah duka untuk diperiksa petugas medis," ujar Wahadi.
Ibu Dimas, Ratini, 35, mengungkapkan, sebelum hilang, anaknya pamit untuk bermain pada Minggu sore (21/3/2021).
"Jam 15.00 masih di rumah. Setelah itu pamit main. Biasanya jam 17.00 sudah pulang, tapi sampai Maghrib gak pulang-pulang. Saya sempat nyariin tapi gak ketemu," ucapnya.
Kontributor : F Firdaus
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Tragedi Cuaca Ekstrem di Batang: 3 Orang Tewas Disapu Badai, Pengendara Mobil Jadi Korban
-
Buya Yahya Jelaskan Qunut Ramadhan di Pertengahan Bulan, Ini 5 Faktanya
-
Listrik Mati Massal Jateng: 894 Ribu Pelanggan Terdampak Badai, 8 Wilayah Sempat Gelap Gulita
-
Mahasiswa Undip Diduga Dikeroyok 30 Teman Satu Jurusan hingga Gegar Otak, Ini Fakta-faktanya
-
Seret Nama Gubernur di Pusaran OTT, Ahmad Luthfi Ungkap Fakta Pertemuan dengan Fadia A Rafiq