SuaraJawaTengah.id - PSIS Semarang, memastikan langkahnya lolos babak perempat final Piala Menpora 2021, usai mengkandaskan Arema FC dengan skor 3-2 pada pertandingan yang digelar di Stadion Manahan Solo, Selasa (30/3/2021).
Kemenangan itu dipersembahkan untuk Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi atau Hendi yang hari ini berulang tahun ke-50.
"Laga ini kami persembahkan kepada Pak Hendrar Prihadi yang berulang tahun. Terima kasih," ungkap pelatih PSIS, Dragan Djukanovic dilansir AyoSemarang.com--jaringan Suara.com.
Dragan mengakui jika melawan Arema FC adalah pertandingan yang sulit. Kondisi fisik pemain merupakan hal yang menjadi perhatiannya.
Usai laga sulit kali ini, dirinya akan mengistirahatkan para pemainnya 2-3 hari ke depan. Hal tersebut dilakukan sebagai recovery timnya.
"Untuk laga selanjutnya, dua sampai tiga hari ke depan kami akan istirahat setelah itu kita akan melatih taktikal tim," ujarnya.
Menurutnya, taktikal tim seperti set piece tendangan bebas akan menjadi kunci kekuatannya di laga delapan besar.
"Taktikal tim seperti set piece akan kita perbaiki," imbuhnya.
Ditanya soal permainan PSIS Semarang yang berhasil mencetak 9 gol dan kebobolan 6 gol di fase grup, Dragan mengaku hal tersebut adalah wajar.
Baca Juga: Bikin Deg-degan! PSIS Semarang 1-1 Arema FC di Paruh Pertama
"Kami menerapkan Permainan sepak bola modern yang offensive. Kebobolan 6 gol dan mencetak 9 gol adalah yang wajar. Tapi evaluasi tetap harus dilakukan," katanya.
Dalam pertandingan tersebut Dragan mengaku senang bisa memberikan kesempatan bermain bagi sejumlah pemain mudanya yang belum mendapatkan menit bermain.
Dia juga mempersembangkan kemenangan PSIS untuk Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang sedang berulang tahun
"Kemenangan ini kami juga hadiahkan kepada Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang berulang tahun hari ini," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Jawa Tengah Garap Potensi Desa: Kunci Pembangunan Nasional dan Indonesia Emas
-
Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Tewas, akan Dimakamkan Disebelah Pusara Nenek
-
Menguak Warisan Kekayaan Mohammad Reza Pahlavi: Dari Minyak hingga Kerajaan Bisnis Global
-
10 Fakta Gunung Slamet yang Mengerikan, Penyebab Pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan Hilang Misterius
-
Fakta-fakta Mengejutkan Reza Pahlavi, Sosok yang Ingin Gulingkan Rezim Iran