SuaraJawaTengah.id - Para sopir truk yang melintas di wilayah Kaliwungu, Kendal semakin resah dengan aksi tak bertanggung jawab yakni pelemparan kaca dengan batu.
Bahkan aksi itu tergolong nekat karena dilakukan siang hari saat jalan yang ramai di Desa Sukomulyo, Kaliwungu Selatan, Sabtu (03/04/2021).
Dilansir AyoSemarang.com--jaringan Suara.com, salah satu korban adalah truck nopol B 9017 KYV yang dikemudikan Nur Mutohar warga Desa Jenarsari Kecamatan Gemuh.
Dijelaskan sopir truk, kendaraanya berjalan dari arah Boja menuju arah weleri melalui jalur alternative melintas Sukomulyo - Srogo Brangsong.
“Sesampainya di jembatan Sukomulyo tiba-tiba dilepar dengan benda keras oleh orang yang tidak dikenal dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter MX warna merah silver. Plat nomernya tidak diketahui karena begitu cepat,” jelasnya saat melaporkan kejadian ke Polsek Kaliwungu.
Diakui dirinya kaget dan langsung menepi untuk membersihkan serpihan kaca yang berserakan di kabin depan mobil. Dirinya tidak sempat melihat dengan jelas cirri-ciri pelaku karena kejadiannya begitu cepat, hanya mengenali jenis kendaraanya saja.
“Saya saya lihat sekilas orangnya kecil tingginya sekitar 165, memakai rompi jeans abu-abu rambutnya sebahu bergelombang dan disemir warna kuning,” kilahnya.
Akibat aksi pelemparan korban mengalami kerugian materi kaca depan pecah dan tidak dapat digunakan lagi. Kerugian ditaksir sekitar Rp. 1.000.000.
Petugas Polsek Kaliwungu masih memeriksa kasus ini, pihak kepolisian sendiri sudah melakukan patrol di jam rawan sekitar pukul 02.00 WIB hingga 05.00 WIB waktu yang kerap terjadi aksi pelemparan.
Baca Juga: Rumah Dinas Belum Jadi, Bupati Kendal Dico Ganinduto Masih Ngontrak
“Petugas sudah melakukan patrol di lokasi yang rawan setiap malam hingga pagi, namun pelaku kian nekad malah beraksi di siang hari,” kata Kanit Reskrim Polsek Kaliwungu Ipda Sutrisno.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia
-
Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun