SuaraJawaTengah.id - Petugas gabungan dari Polres Kendal, BNN Kendal, dan keamanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kendal menggelar sidak dan razia di sel tahanan, Rabu (7/4/2021) dini hari.
Hasilnya, sejumlah barang illegal yang dilarang dibawa para tahanan berhasil diamankan. Sejumlah barang terlarang yang ditemukan mulai pisau buatan, gunting, dan paku dari dalam sel dan tempat ibadah di dalam Lapas.
Kepala Lapas Kelas IIA Kendal Samsul Hidayat menyampaikan, setelah dilakukan operasi dalam sidak (inspeksi mendadak) dari tim gabungan, ada sejumlah barang-barang tajam dan tumpul.
"Tadi kita temukan ada pisau buatan, gunting dan paku yang ditemukan di lingkungan masjid lapas," kata Samsul Hidayat dilansir AyoSemarang.com--jaringan Suara.com.
Menurutnya, semua lingkungan wajib digeledah, baik di kamar hunian napi maupun di lingkungan lapas. Hal ini dilakukan, karena tidak menutup kemungkinan semua tempat yang ada bisa dijadikan tempat penyimpanan senjata tajam yang membahayakan keamanan.
Pihak lapas, kata Samsul, akan senantiasa membuka pintu jika ada informasi yang harus ditindaklanjuti dengan menggelar razia di lapas baik itu dari Polri maupun dari BNNK Kendal.
Dikatakan di tiap blok mulai dari blok A, B dan blok C banyak ditemukan barang yang tidak diperbolehkan berada di kamar hunian napi, seperti paku, korek, kabel antena tv, sendok dan kerajinan tangan.
"Kerajinan tangan berupa miniatur kapal ini seharusnya dikerjakan di luar kamar hunian, mungkin ini berada di dalam kamar hunian karena ingin menyelesaikan pekerjaannya," ungkapnya.
Dalam operasi yang digelar, tim gabungan tidak menemukan obat-obatan terlarang. Namun, tim sempat menemukan kartu domino buatan para napi yang berbahan dasar kertas rokok dan digambar bulatan-bulatan domino.
Baca Juga: Sampah di TPA Darupono Lama Menggunung, Timbulkan Bau Menyengat
"Langkah kami selanjutnya akan melaporkan temuan dalam giat malam ini kepimpinan. Ini merupakan sinergitas dari kami dengan Polri dan BNN untuk menciptakan keamanan di lapas," tandasnya.
Reza Amin selaku petugas dari BNNK Kendal mengaku, giat razia yang digelar tidak menemukan obat-obatan terlarang.
"Alhamdulillah, lapas ini bersih. Kami tidak menemukan obat-obatan terlarang," terangnya.
Ia berharap, ke depan lapas tetap selalu bersih dari penyalahgunaan obat-obatan terlarang sehingga bisa menjadi percontohan lapas lain dan bisa menjadi lapas bersinar, bersih dari narkoba.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Pengundian Program BRI Debit FC Barcelona: Dapat 8 Keuntungan dan Hadiah Terbang ke Camp Nou
-
Jelang May Day di Semarang, Ahmad Luthfi Tekankan Kondusivitas Kunci Masuknya Investasi Rp110 T
-
Lebih dari Kebaya, BRI Blora Maknai Hari Kartini sebagai Simbol Kesetaraan di Era Perbankan Modern
-
Cuaca Jateng Hari Ini: Semarang Berpotensi Hujan, Dibayangi Ancaman Kemarau Terkering 30 Tahun
-
Komitmen Dukung Olahraga, BRI Berpartisipasi Hadirkan Clash of Legends 2026