“Nama aslinya kita enggak tahu. Kalau berdasarkan sebutan Cungkrung, orang Jawa itu melihat kebiasaan dari tradisi sujud. Beliau suka sujud salat menyembah kepada Allah. Nah sujud dalam bahasa sini itu Cungkrung,” paparnya.
Layaknya seorang waliyullah, dikatakan, Mbah Cungkrung memiliki sejumlah kesitimewaan. Hal itu terungkap saat makam Mbah Cungkrung dan istrinya yang berjarak 30 meter di sebelah selatan masjid dipugar.
“Pada tahun 2008, bangunan makam dibongkar untuk diperbaiki. Seluruh wilayah hujan lebat, anehnya bagian makam tidak kehujanan. Setelah atap di makam sudah dinaikkan, baru turun hujan,” bebernya.
Tidak sampai berhenti disitu, pada saat renovasi masjid sempat terjadi insiden. Dimana seorang warga yang bergotongroyong sempat tertimpa kayu besar, sehingga membuatnya tidak dapat berjalan.
“Nah, ada orang tidak dikenal salat di masjid yang direnovasi itu. Lalu mengobati kaki pemuda yang luka, langsung sembuh. Anehnya saat dikejar untuk mengucapkan terimakasih, orang asing itu hilang sesampainya di jalan. Mungkin ini yang namanya karomah wali,” tandas Amal.
Kontributor : Fadil AM
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Kejurnas Sprint Rally Dongkrak Pengembangan Sport Tourism Jawa Tengah
-
Tumbuhkan Kesadaran Ekologis, Taj Yasin Ajak Ratusan Santri Tanam Mangrove di Rembang
-
Stafsus Menag Hubungi Ahmadiyah, Dalami Pembubaran Paksa Kemah di Karanganyar
-
Program Mageri Segoro, Ikhtiar Bersama Menjaga Masa Depan Pesisir Jateng
-
Camping Anak Ahmadiyah di Karanganyar Dibubarkan, SETARA Institute: Polisi Jadi Saksi Bisu