SuaraJawaTengah.id - Bulan suci Ramadhan menjadi momen bagi para pencinta kuliner untuk berburu makanan langka. Banyak kudapan yang dijajakan hanya pada bulan puasa.
Jemunak salah satunya. Makanan khas Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang ini tidak tersedia pada bulan-bulan lainnya.
Tidak banyak perajin makanan di Muntilan yang menjual menu kuliner limited edition ini. Terhitung hanya ada 2-3 penjual makanan menu berbuka di yang menjajakan jemunak.
Baca Juga: Khoirul Anam Kembali Beraksi, Tawarkan Jasa Bangunkan Sahur Para Jomblo
Itupun terbatas hanya di sekitar Desa Gunungpring, Muntilan. Hal-hal itu yang menyebabkan jemunak menjadi salah satu menu kuliner paling dicari selama Ramadan.
Dari hanya sekitar 3 perajin pembuat jemunak, top legend-nya adalah jemunak Mbok Mul di Dusun Karaharjan, Wonosari, Gunungpring, Muntilan. Peta lokasi jemunak Mbok Mul dapat dengan mudah ditemukan pada google map.
Heru Wiyanta (33 tahun) adalah generasi ketiga keluarga Mbok Mul yang mewarisi usaha pembuatan jemunak. Meski dari kecil Heru sudah terbiasa membantu usaha ini, baru sekitar tahun 2000 dia terlibat penuh.
“Jemunak itu artinya nemu enak. Jadi itu bahasa orang dulu. Bahannya kan sederhana cuma ketela dicampur ketan, terus dikasih gula jawa biar rasanya agak kenyal-kenyal manis,” kata Heru disela kegiatan mendeplok (menumbuk) parutan singkong dan beras ketan yang menjadi bahan dasar jemunak.
Menurut Heru, dari sedikit perajin jemunak di Gunungpring hanya jemunak Mbok Mul yang sanggup bertahan dari generasi ke generasi. Mereka konsisten berjualan ditengah naik turunnya harga bahan baku dan perubahan tren kuliner.
Baca Juga: Pembelajaran Tatap Muka, Siswa SMA Van Lith Magelang Bawa Ember, Ada Apa?
“Selain sini itu ada (penjual lainnya). Tapi disini kan sudah turun temurun. Kalau yang lain cuma pada menjelang saja (ikut-ikutan). Maksudnya sekarang lagi tenarnya apa, terus mengikuti,” ujar Heru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara