Kasiati warga Dusun Sabrang mengaku hampir tiap hari ke lokasi makam untuk mencari uang. Menurut Kasiati, uang yang dipungut dari tempat ini jumlahnya tidak pasti.
“Nggak pasti uangnya. Biasanya sopir-sopir truk yang suka membuang uang. Kebanyakan koin receh Rp1.000. Saya biasa datang sore, nunggu sampe jam 5,” kata Kasiati.
Menurut Kasiati ada kepercayaan bahwa hanya warga Desa Margoyoso yang boleh memungut uang dari lokasi makam. Pernah suatu kali Kasiati mengajak temannya dari luar desa untuk ikut mengumpulkan uang, tapi orang itu kemudian sakit.
Terlepas dari mitos-mitos, menjaga stamina dan kelayakan kendaraan menjadi kunci keselamatan di jalan. Sehingga perjalanan anda dan dapat bertemu orang-orang terkasih di kampung halaman.
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan
-
Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak
-
Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi
-
Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya