SuaraJawaTengah.id - Wisata Pantai Alam Nyata di Kota Tegal terancam ditutup. Pasalnya, wisata itu diduga malah jadi tempat mesum.
Tak pelak, Pemerintah Kota Tegal dan aparat setempat langsung merespon cepat. Mereka sepakat akan menutup tempat wisata tersebut mulai Jumat 21 Mei 2021.
Dilansir AyoSemarang.com--jaringan Suara.com, Kabid Pariwisata, Disporapar Kota Tegal Maman Suherman menyatakan, hasil rapat bersama TNI-Polri , pengelola wisata dan pemilik lahan yakni PT Pelindo, bahwa akses jalan menuju wisata tersebut akan diportal.
"Besok gabungan akan menutup akses masuk wisata liar dengan portal. Baru kemudian, para pedagang akan disurati untuk segera membongkar warung-warung," kata Maman, Kamis (20/5/2021).
Menurut Maman, keberadaan wisata liar itu sudah meresahkan masyarakat. Terlebih, banyak gubuk-gubuk yang diduga menjadi tempat mesum.
Maman juga mengungkapkan, PT Pelindo selaku pemilik lahan juga setuju dengan adanya wisata pembohong tersebut. Pihaknya juga mendukung penuh upaya penertiban dan penutupan.
"Jadi, tidak ada masyarakat yang bisa masuk lagi ke daerah tersebut. Besok sudah diportal. Juga tidak ada oknum yang bisa mencari keuntungan," ucapnya.
Sementara Kapolres Tegal Kota, AKBP Rita Wulandari Wibowo juga ikut mendukung secara penuh keputusan untuk menutup area wisata liar itu.
"Kalau memang tidak disewakan, saya minta ditutup saja. Karena kalau sampai ada oknum preman dan ada kecelakaan laut, saya anggap ada pembiaran," jelasnya.
Baca Juga: Modus Tawarkan Perumahan, Wanita Muda di Tegal Ini Raup Miliaran Rupiah
Sebab, keselamatan masyarakat dalam berwisata adalah yang paling utama.
Ia juga, akan memberikan sanksi tegas kepada anggotanya bahwa ada yang bermain di tempat wisata tersebut.
"Saya sebagai Kapolres akan tegas. Masyarakat bisa melaporkan kepada saya," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
Terkini
-
MA Batalkan Kenaikan Usia Pensiun hingga 65 Tahun, Buruh Minta Pencairan Hak Pekerja Dipastikan Aman
-
Beasiswa Pendidikan Bhimasena Power Indonesia 2026 Dukung Mahasiswa Kabupaten Batang
-
Genjot Produktivitas Pangan, Pemprov Jateng Alokasikan Rp65,5 M untuk Perbaikan Jaringan Irigasi
-
Hadirkan Beautiful Nightmare, Saloka at Night Gelar Pesta Piyama Halloween Berhadiah Menarik
-
Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain