SuaraJawaTengah.id - Kawasan Wisata Dieng di perbatasan kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara kembali mengalami fenimena hawa beku hinggga hujan es.
Bahkan bentangan rumput di sekitar Candi Setyaki dan Candi Arjuna sudah tertutup es.
Dilansir Semarangpos.com--jaringan Suara.com, embun es atau orang lokal menyebut sebagai embun upas terjadi seiring turunnya suhu di kawasan ini menjadi -1 derajar Celcius.
“Dieng berembun es. Sepertinya musim salju sudah mulai di Tanah Para Dewa ini. Dari kemarin sore sudah muncul tanda-tandanya, suhu sore hari sekitar pukul 17.00 suhu Dieng sudah memiliki suhu sekitar 10 derajat celcius. Dan pagi ini mencapai minus 1 derajat celcius,” tulis akun Instagram @aryadidarwanto.
Adapun cakupan embun es tidak begitu luas. Wilayah yang memiliki embun es yakni sekitar Candi Setyaki dan Candi Arjuna. Dia juga menuliskan bahwa puncak musim salju Dieng diperkirakan pada Agustus dan September.
Dalam foto yang diposting, tampak rumput kering berselimut titik embun yang membeku. Ada juga rumput yang masih segar berselimut titik embun yang membeku.
Saat dicek melalui Google, maka suhu siang hari di Dieng Plateau, pada pukul 12.00 WIB yakni memiliki suhu 18 derajat Celcius.
Fenomena Mbun Upas ini menjadi daya tarik wiasat seperti yang terjadi pada 2019. Wisatawan menikmati embun beku yang muncul akibat penurunan suhu hingga minus tujuh derajat celcius di kompleks Candi Arjuna.
Kondisi suhu dingin tersebut akan lebih terasa dampaknya seperti di wilayah dataran tinggi Dieng dimana pada kondisi ekstrim dapat menyebabkan terbentuknya embun beku atau frost.
Baca Juga: Fenomena Embun Es di Kawasan Dieng, Begini Penjelasan BMKG
Diprediksikan potensi kondisi suhu dingin seperti ini masih dapat berlangsung selama periode puncak musim kemarau, Juni-Juli-Agustus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Polda Jateng Selidiki Kematian Dugaan Bunuh Diri Taruna Akpol: Baru Ikuti Pembukaan Pendidikan
-
Ini Identitas Taruna Akpol yang Tewas Diduga Bunuh Diri
-
Bupati Nonaktif Cilacap Didakwa Minta Kepala OPD Kumpulkan Rp568 Juta untuk THR
-
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Rakyat
-
Capratar Akpol Tewas Diduga Bunuh Diri Lompat dari Werving Hoegeng