SuaraJawaTengah.id - Semenjak diberlakukannya PPKM Darurat di Pulau Jawa-Bali. Tak sedikit publik dari kalangan politisi hingga masyarakat mengkritik kebijakan tersebut.
Pasalnya kebijakan ini yang ada hanya menimbulkan masalah baru. Dimana banyak rakyat kecil, terutama para pedagang kaki lima terkena imbasnya.
Berangkat dari persoalan itu, ada dua orang pemuda yang turut menyemprot kebijakan PPKM. Hal itu diketahui dari unggahan video di akun TikTok @radenipox1996 belum lama ini.
Sembari mengerep dua pemuda ini menyindir kebijakan PPKM Darurat melalui sebuah lagu yang berjudul 'Pemerintah Konoha Kecewa Sama Hokage'.
"Ini cerita tentang negeri konoha. Dengan peraturan yang mulai menyiksa penduduknya. Berkedok pandemi, agar materi terisi. Rakyat yang mulai tersiksa karena hidup dibatasi,'' bunyi lagu yang dinyanyikan dua pemuda tersebut.
Kemudian dua pemuda ini menyoroti nasib para pedagang kaki lima yang sering dikejar dan dibubarkan oleh Satpol PP selama PPKM Darurat.
"Pedagang kaki lima, macam penjual narkoba. Kehidupan di dunia bagai sedang dipenjara. Aturannya kemana, pemerintahnya buta. Karena tertutup hasrat yang telah membabi buta," lanjutnya.
Selanjutnya, dua pemuda ini meminta pemerintah untuk mengevaluasi kebijakan penanganan Covid-19 yang sejauh ini tidak efektif. Bahkan dua pemuda ini juga menyebut bahwa Covid-19 sebenarnya tidak berbahaya.
"Hey petinggi aturannya diperbaiki. Karena ini penyakit sudah jelas membodohi. Virus memang ada tapi tidak berbahaya. Permainan elite global sangat mudah tuk di baca,"
Baca Juga: Jokowi Bersyukur selama Penerapan PPKM Darurat Kasus Covid-19 Menurun
"Kami di Konoha, sangat ini bertanya rasa kemanusiaan apa sudah mulai punah? Nyawa ini macam sampah. Rakyat miskin hilang arah, apa pemerintahnya mulai kembali terjajah. Kami benci sistem ini," pungkasnya.
Unggahan video tersebut pun sontak langsung dibanjiri warganet. Tak sedikit dari mereka yang mengapresiasi kritikan dua pemuda tersebut.
"Lanjutkan karyamu bang, gue pakai masker bukan karena takut korona bang tapi takut pol pp kena denda entar," ujar akun farrel199977.
"Mantap bang lanjutkan, mewakili banget malah. Yok viralin biar sadar tuh petinggi2 sama pemerintah," ucap akun josefin.
"Tiati ya bang jangan keluar rumah nanti keciduk," sahut akun ndut.
"Gw dukung lo dari belakang bang, awas keciduk. Skrng sulit mengkritik, yang ada kita dijemput," timpal akun likuliku.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Fakta Tawuran Maut di Semarang: Pelajar SMP Tewas Kepala Disabet Sajam, 9 Orang Diamankan
-
BMKG Prediksi Semarang Diguyur Hujan Ringan, Pesisir Jateng Waspadai Rob
-
Listrik Jateng Surplus 2.800 MW, WALHI Pertanyakan Urgensi PLTP Gunung Ungaran
-
500 Relawan BRI Peduli Bergerak Jaga Kebersihan di Tengah Gelaran MotoGP Mandalika 2026
-
Pelajar SMP Tewas dengan Luka di Kepala di Semarang, Polisi Selidiki Dugaan Tawuran