- Grup band Luh Jiwa dari Semarang merilis single kedua berjudul "Altar Jiwa" di platform digital.
- Lagu ini menyajikan tema perpisahan sebagai doa dan pengingat, bukan hanya kekecewaan biasa.
- Band yang dibentuk Agustus 2024 ini fokus menggarap album penuh dan merencanakan tur mendatang.
SuaraJawaTengah.id - Grup band baru asal Kota Semarang, Luh Jiwa, kembali menggebrak skena musik Indonesia dengan merilis single kedua mereka, "Altar Jiwa".
Lagu ini bukan sekadar melodi perpisahan biasa, melainkan sebuah "doa dan pengingat" yang sarat makna, siap menawarkan perspektif baru bagi para pendengarnya.
Band yang digawangi oleh Tsaqiva Kinasih (vokal), Aditya Ilyas (gitar), dan Ghazian Arka (perkusi) ini optimis "Altar Jiwa" akan menjadi angin segar di tengah hiruk pikuk industri musik.
Tsaqiva Kinasih, sang vokalis, mengungkapkan bahwa "Altar Jiwa" mengisahkan tentang perpisahan, namun dengan sudut pandang yang berbeda dari kebanyakan lagu.
"Biasanya perpisahan diisi kekecewaan, namun di Altar Jiwa, perpisahan ambil peran jadi ruang baru untuk saling mendukung satu sama lain," jelas Tsaqiva.
Lirik yang menyentuh seperti "Kau kusertakan dalam segala doa-doaku" menjadi inti pesan lagu ini, menegaskan bahwa meski raga terpisah, doa dan dukungan tak pernah putus.
Senada dengan Tsaqiva, gitaris Luh Jiwa, Aditya Ilyas, menambahkan bahwa "Altar Jiwa" tak hanya berfungsi sebagai pengingat dan doa, tetapi juga melambangkan "perpisahan yang mulia."
Ilyas menyoroti ikatan emosional yang seringkali sulit dilepaskan.
"Mungkin raganya bisa terpisah, namun kita harus jujur, ada ikatan yang belum tentu mudah untuk dilepaskan," ungkapnya, memberikan kedalaman emosi pada lagu ini.
Baca Juga: 7 Informasi Penting Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 Semarang, Wajib Dicatat Warga
"Altar Jiwa" merupakan single kedua Luh Jiwa setelah sukses dengan perilisan "Pengasuh Hujan". Band yang baru dibentuk pada Agustus 2024 ini menunjukkan produktivitas yang luar biasa.
Saat ini, mereka sedang fokus dalam penggarapan album penuh dan merencanakan tur di beberapa kota untuk menyapa langsung para penggemar dan memperkenalkan karya-karya mereka.
Dengan gaya musik folk pop yang berbeda dari kebanyakan, Luh Jiwa optimis bisa membawa nuansa baru di skena musik Indonesia. Mereka berharap musiknya dapat diterima luas dan "ambil bagian dalam mengobati keresahan-keresahan pendengarnya."
"Altar Jiwa" sendiri sudah bisa dinikmati di semua platform musik digital, memberikan kesempatan bagi pendengar untuk meresapi pesan mendalam yang diusung oleh Luh Jiwa.
Dengan lirik yang puitis dan melodi yang menenangkan, Luh Jiwa siap membuktikan bahwa perpisahan tak selalu tentang kesedihan, melainkan bisa menjadi awal dari doa dan dukungan yang tak berkesudahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
PSIS Rombak Total Tim, Suporter Desak Boyong Pemain Lawas dari Arhan, Dewangga, hingga Fortes
-
Koperasi Merah Putih Tembus 6.271 Unit: Operasional di Jateng Tertinggi Nasional
-
Lahan Pertanian Terancam Jadi Hotel dan Perumahan, Sarif Abdillah Ingatkan Bahaya Krisis Pangan
-
Semarang Barat Dikepung Banjir: Tanggul Plumbon Jebol, Lansia Hanyut
-
Tragedi Banjir Semarang: Remaja Putri 15 Tahun Tewas Terseret Arus Sungai Silandak