SuaraJawaTengah.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo digugat oleh warga Desa Wadas, Kabupaten Purworejo usai menerbitkan pembaharuan izin penetapan lokasi pembangunan Bendungan Bener di Purworejo dan Wonosobo.
Laporan warga sudah memasuki persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi atau ahli para penggugat di PTUN Semarang, Kamis (12/8/2021).
Kuasa hukum warga Desa Wadas, Era Hareva Pasarua mengatakan, sidang gugatan kepada Ganjar sudah memasuki pada pemeriksaan saksi atau ahli dari pihak penggugat.
"Warga tak ingin keutuhan alam dan ruang hidupnya dirusak oleh rencana penambangan quarry," jelasnya, Kamis (12/8/2021).
Pada tahap pemeriksaan saksi, terdapat enam warga Wadas yang hadir untuk memberikan kesaksian. Sementara itu, diluar sidang, beberapa wanita yang menjuluki Wadon Wados menggelar aksi membuat besek.
"Aksi ini adalah simbol perlawanan mereka terhadap penetapan Desa Wadas sebagai lokasi penambangan," ujarnya.
Menurutnya, besek atau kantong yang terbuat dari anyaman bambu menjadi simbol menyatunya para perempuan Wadas yang memiliki kemampuan nurturing dan caring dengan Bumi Wadas yang subur.
"Jadi anyaman bambu itu adalah simbol perempuan puan wadas dengan kondisi alam," katanya.
Penyatuan ini dihubungkan dengan tanaman bambu yang menjadi bahan dasar membuat besek. Menurutnya, secara turun temurun tradisi perempuan menganyam bambu sudah ada.
Baca Juga: Bentrokan di Desa Wadas, Kapolres Purworejo Dipolisikan
"Sehingga menjadi identitas Wadon Wadas," ujarnya.
Bagi warga, saat Desa Wadas ditetapkan sebagai tempat penambangan quarry, secara langsung akan berdampak merusak lingkungan.
"Aktivitas penambangan ini akan menghancurkan pohon-pohon bambu dan vegetasi lain yang menjadi ciri khas desa ini," ucapnya.
Kontributor : Dafi Yusuf
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
Terkini
-
Cuaca Ekstrem hingga Akhir April di Jateng: BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Ancaman Longsor
-
Cuaca Semarang Kamis 23 April 2026: Siap-siap Payung! BMKG Prediksi Hujan Ringan Bakal Turun
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Antisipasi Gempa, BRI Blora Gelar Simulasi dan Latih Karyawan Tanggap Darurat
-
Zakat di Era Digital: Transparansi dan Kemudahan Jadi Kunci Gaet Donatur Muda