SuaraJawaTengah.id - Kapolres Purworejo dan anggotanya dilaporkan Advokat LBH Yogyakarta bersama Tim Pembela Advokat untuk Keadilan (PEKA) ke Polda Jawa Tengah atas dugaan kasus kekerasan terhadap advokat LBH Yogyakarta.
Perwakilan Advokat, Yogi Zul Fadhli mengatakan, peristiwa terjadi pada Jumat, 23 April 2021 ketika renncana sosialisasi pemasangan patok di Desa Wadas. Diamana ketika dugaan kasus kekerasan itu terjadi, Kapolres berada di lapangan.
"Sebagaimana kita ketahui terjadi represifitas yang mengenai dua anggota LBH Jogjakarta. Sehubungan dengan hal itu kami laporkann Kapolres Purworejo dan aggotanya ke Polda Jateng," jelasnya saat ditemui di Mapolda Jateng, Senin (3/5/2021).
Menurutnya, polisi melanggar Pasal 351 ayat 1 KUHP dan diduga juga melanggar Pasal 170 KUHP karena bersama-sama melakukan kekerasan terhadap dua anggota LBH Joogjakarta ketika mendampingi wara Desa Wadas.
"Kami juga melihat Kapolres Purworejo saat kejadian berada di lapangan," ujarnya,
Sementara itu, Kepala Divisi Advokasi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta Julian Dwi Prasetya yang juga menjadi korban kekerasan yang diduga dilakukan oleh polisi membenarkan, jika dirinya mendapakan tindakan represif dari polisi.
"Saya waktu itu ditangkap dipikuli, dijambak dan ditendangan di tulang kering hingga pantat bagian kiri," ucapnya.
Awalnya, dia sempat mengajak polisi untuk melakukan dialog anatara aparat dan warga bisa duduk semua agar sama-sama mendengar. Hingga keadaan mulai memanas, solusi untuk berdialog akhirnya urung terjadi.
"Kemudiann Mbak Nana maju yang di video viral itu untuk negosiasi namun justru dia ditarik-ditarik. Waktu itu ada pemuda asli sana yang menoba untuk menyelamatkan namun justru pemuda itu dicekik," imbunya.
Baca Juga: Dilempar dan Ditendang, Jalan Panjang Perjuangan Warga Desa Wadas Purworejo
Kontributor : Dafi Yusuf
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Perkuat Sistem Tanggap Darurat Perusahaan, PT Semen Gresik Gelar Sertifikasi Pemadam Kebakaran
-
Imigrasi Semarang Deportasi 14 WNA dan Tolak 21 WNA Masuk via Bandara Ahmad Yani
-
Hari Anak Nasional 2026: BRI Peduli Ini Sekolahku Gelar Edukasi Finansial, Dorong Semangat Belajar
-
Didakwa Pasal Berlapis, Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq Tak Ajukan Keberatan
-
Krisis Air dan Perubahan Iklim Mengintai, Amdatara Desak Pabrik AMDK Segera Jadi Industri Hijau