SuaraJawaTengah.id - Kabupaten Jepara, mengalami penurunan peringkat dari sebelumnya level 3 menjadi level 2 PPKM, menyusul adanya penurunan jumlah kasus CCovid-19 di daerah setempat.
"Hal ini menunjukkan upaya pencegahan dan penanganan Covid19 di Jepara membuahkan hasil yang baik. Meskipun demikian, masyarakat tetap harus waspada dan taat protokol kesehatan," kata Bupati Jepara Dian Kristiandi di Jepara, Selasa (24/8/2021).
Ia mengungkapkan kepastian bahwa Jepara memberlakukan level 2 setelah ada Instruksi Menteri Dalam Negeri tentang PPKM Jawa Bali yang menetapkan Jepara masuk level 2.
Terkait dengan keberhasilan Jepara untuk turun ke level 2 PPKM Jawa Bali ini, kata dia, berkat kerja keras seluruh eleman masyarakat.
"Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh warga. Juga kepada Forkopimda, jajaran Kodim 0719/Jepara, Polres Jepara, dan juga tenaga kesehatan," ujarnya.
Meskipun demikian, kata dia, pihaknya mengajak semua warga untuk terus menjalankan protokol kesehatan, mulai dari memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, serta menghindari kerumunan.
"Jangan sampai terlena dan menganggap bahwa pandemi ini sudah berakhir. Jangan sampai setelah level turun masyarakat justru abai mengingat senyatanya virus masih ada di sekitar kita," tegasnya.
Terkait dengan kelonggaran-kelonggaran yang akan dilakukan, Dian mengaku, akan segera melakukan evaluasi. Karena saat ini baru kelonggaran pembelajaran tatap muka (PTM) yang dibarengi dengan vaksinasi pelajar.
Pemkab Jepara juga akan melakukan pelonggaran termasuk sektor pariwsata.
Baca Juga: Sebelas Daerah di Riau Terapkan PPKM Level 3, Begini Aturannya
Hingga Selasa (24/8/2021) jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 hanya 128 orang dari total kasus 18.049 orang. Sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 16.926 orang atau 93,78 persen dan meninggal dunia sebanyak 995 orang.
Sumber: ANTARA
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Aktivis Mahasiswa Unissula Diculik dan Dianiaya, Diduga Terkait Advokasi Kasus Pelecehan Seksual
-
Salatiga Bersiap Jadi Pusat Padel Nasional: Visi Ambisius PBPI untuk Olahraga Modern
-
Pertama di Jawa Tengah: RS Telogorejo Terapkan Robot untuk Operasi Lutut dengan Presisi Tinggi
-
Earth Hour Jadi Pengingat Aksi Berkelanjutan, BRI Konsisten Kurangi Emisi
-
Transformasi Desa Tugu Selatan Lewat Program BRI Desa BRILiaN Dorong Ekonomi Lokal