Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Rabu, 08 September 2021 | 17:55 WIB
Lokasi kejadian pembunuhan anak kandung terhadap ibunya yang tidak digaris polisi di Kelurahan Mertasinga, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap, Rabu (8/9/2021). [Suara.com/Anang Firmansyah]

Sementara itu, Ketua RT setempat, Kusairi (54) saat didatangi tidak mau berkomentar banyak. Ia tidak melihat langsung saat kejadian berlangsung.

"Saya tidak mau banyak komentar mbokan salah, soalnya saya tidak melihat langsung. Tapi yang jelas mereka memang baru pindah dua bulan ini. Ada satu orang ibu, dan ketiga anaknya," katanya.

Sedangkan bapaknya, berdasarkan informasi yang ia ketahui merantau ke Kalimantan. Yang izin ke rumahnya waktu itu adalah Warsitoh.

"Saya tidak tahu kepribadiannya, karena mereka tertutup. Tapi bapaknya ini memang merantau. Kalau tidak salah ke Kalimantan. Sudah itu saja yang saya tahu. Kejadiannya saya tidak tahu," tandasnya.

Baca Juga: Sadis! Cinta Ditolak, Pemuda Sidoarjo Bunuh Kakak Beradik, Jasad Dibuang ke Sumur

Diberitakan sebelumnya, peristiwa sadis dan mengerikan menimpa Wasitoh (43), warga Tegal yang mengontrak di RT 04/06, Kelurahan Mertasinga, Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap, Rabu (8/9/2021). Tanpa alasan yang jelas, Rendi Saputra (23) membacok ibu kandungnya berulang kali yang sedang masak di kontrakannya hingga meninggal dunia.

Kejadian tersebut sempat membuat geger warga sekitar karena sebelumnya tidak ada tanda-tanda keributan dari satu keluarga tersebut. Potongan video saat penangkapan pelaku tersebar di media sosial. Banyak warga yang mendatangi lokasi usai kejadian pembunuhan.

Berdasarkan data yang dihimpun, kejadian ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Menuru penuturan warga yang menyaksikan, sebelum adanya kejadian ini, korban terdengar sedang menyanyi sambil memasak di dalam kontrakannya.

Kontributor : Anang Firmansyah

Baca Juga: Motif Asmara, Ini Tampang Jagal Sadis Kakak Adik di Sidoarjo

Load More