SuaraJawaTengah.id - Manajemen PPSM Sakti Magelang mengajukan protes keras terkait pelanggaran brutal terhadap gelandang Santino Berti. Wasit dinilai tidak fair dalam memimpin pertandingan.
Menurut Manajer PPSM Magelang, Achmad Widodo, pihaknya mengajukan tuntutan kepada Komisi Disiplin Asprov PSSI Jateng. Manajemen mendesak komdis menindak wasit, Doma Saputra dan pemain Persak Kebumen, Tri Hartanto.
“Pertandingan kemarin menjadi awal yang mengecewakan. Perilaku wasit yang tidak adil. Ini menjadi preseden buruk dalam perhelatan Liga 3 Jawa Tengah,” kata Achmad Widodo kepada SuaraJawaTengah.id, Rabu (3/11/2021).
Manajemen PPSM menuntut Komisi Disiplin melarang wasit Doma Saputra memimpin pertandingan yang diselenggarakan oleh Asprov PSSI Jateng. Doma dinilai tidak berlaku adil saat memimpin pertandingan.
Menurut Widodo, wasit seharusnya mengganjar Tri Hartanto dengan kartu merah. Keputusan wasit dapat diartikan sebagai sikap berat sebelah yang menguntungkan Persak Kebumen.
“Sepantasnya wasit memberikan kartu merah. Kalau alasan wasit karena tidak ada pergerakan selanjutnya itu salah. Terlihat pada rekaman video, setelah menendang rahang diikuti gerakan menginjak dada Berti.”
Manajemen PPSM Magelang juga menuntut pemain Persak Kebumen, Tri Hartanto dihukum atas pelanggaran tersebut. Sebab permainannya yang kasar di lapangan dapat mengancam keselamatan pemain lain.
Terbukti akibat tindakan tersebut gelandang PPSM Sakti Magelang, Santino Berti harus dilarikan ke rumah sakit. “Pelanggaran berat dengan menendang bagian leher dan rahang, bisa menjadi tindakan yang mengancam keselamatan jiwa pemain,” ujar Widodo.
Santino Berti cedera setelah lehernya terinjak pemain Persak Kebumen, Tri Hartanto pada laga perdana PPSM Magelang di Stadion dr Moch Soebroto, Kota Magelang, Senin (1/11/2021).
Baca Juga: Viral Oknum Polantas Minta Satu Karung Bawang ke Pengemudi Truk, Begini Nasibnya Sekarang
Tri Hartanto terlihat menginjak leher gelandang PPSM Magelang, Santino Berti hingga terkapar pada menit ke-86. Pelanggaran itu menyebabkan Berti harus dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans.
Ironisnya, wasit yang memimpin laga tersebut, Doma Saputra, hanya memberi kartu kuning kepada Tri Hartanto. Insiden ini memicu protes keras kubu PPSM yang kemudian menarik pasukannya dari lapangan.
Manajer PPSM Magelang, Achmad Widodo mengaku belum mendapat pemberitahuan, apakah keputusan menarik tim sebelum pertandingan usia dapat berdampak bagi kesebelasan. “Kami belum dapat pemberitahuan,” ujar Widodo.
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 5 Mobil Bekas Toyota Pengganti Avanza, Muat Banyak Penumpang dan Tahan Banting
- 27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Januari 2026: Ada Arsenal 110-115 dan Shards
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
Terkini
-
Heboh! 5 Fakta Protes Celana Dalam di Kudus, Publik Soroti Penari Erotis di Acara KONI?
-
4 Link Saldo DANA Kaget Rp149 Ribu Siap Kamu Sikat, Jangan Sampai Ketinggalan!
-
Semarang Siaga Penuh! 220 Pompa Air dan Infrastruktur Permanen Jadi Kunci Hadapi Banjir 2026
-
Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
-
10 Perbedaan Honda Freed dan Toyota Sienta: Kenyamanan dan Kualitas yang Beda