SuaraJawaTengah.id - Sebanyak 17 lukisan langsung dipesan kolektor yang hadir pada pembukaan pameran seni rupa bertajuk "Kluruk!" di arena Bioskop Misbar Purbalingga, komplek Usman Janatin City Park, Purbalingga, Jumat (5/11/2021) malam.
Pameran "Kluruk!" yang diselenggarakan Dewan Kesenian Purbalingga (DKP) ini akan berlangsung hingga 9 November mendatang.
Kolektor lukisan, Buntoro mengaku memesan lukisan milik 17 perupa yang tengah pajang karya tersebut karena tertarik dengan gaya yang ditampilkan. Menurutnya, lukisan yang dipajang memiliki keunikan tersendiri.
"Untuk mengapresiasi seniman yang sudah memajang karya, saya langsung beli 17 lukisan. Bisa yang dipajang di sini (lokasi pameran Kluruk!), atau yang stok yang masih ada di rumah perupa," kata pengusaha asli Purbalingga yang bermukim di Jakarta ini saat membuka pameran.
Dia meminta, 10 persen dari pembelian lukisan tersebut akan diberikan kepada DKP untuk dikelola. Tujuannya agar seniman Purbalingga bisa menggelar kegiatan pameran lagi.
Buntoro mengaku sudah dua kali membuka pameran seni rupa. Pertama, di Yogyakarta dan kedua pada pameran "Kluruk!" ini.
Adapun pameran tersebut dibuka dengan pementasan monolog "Buang Kala" oleh salah satu pengkarya, Trisnanto Budidoyo.
Selanjutnya, Ketua DKP, Bowo Leksono menghadirkan sebuah teks dari sebuah pameran yang menandakan berdirinya Komunitas Seni Rupa Purbalingga (KSP) yang digelar 24-30 Juni 2002 lalu. Pameran perdana itu diikuti 8 perupa Purbalingga.
Bowo mengatakan, seluruh peserta pameran merupakan perupa asal Purbalingga. Mereka diundang untuk menyajikan karya-karya idealis yang jarang ditampilkan di depan publik.
Baca Juga: Konsumsi Sabu, Operator Eskavator di Bukateja Diciduk Satnarkoba Polres Purbalingga
Karya yang hadir di antaranya absurd, abstrak, naif, surealis, ekspresionisme dan karya yang terinspirasi dari motif batik.
Aliran-aliran itu seolah menabrak arus yang lebih sering muncul di Purbalingga seperti realis, naturalis dan dekoratif. Selain itu, ada sejumlah karya yang menampilkan ekspresi kegelisahan, kematangan, imajinatif serta identitas budaya.
Adapun perupa yang terlibat dalam pameran ini di antaranya Agus Winarto, Andi Wahyudi, Andriyanto, Bagus Firmansyah, Bayu Prasetyo Aji, Chune Ebeg Mayong, Djentot Subechi, Hamdi, Kurniawan Dwi Hastanto, Lujeng Ismail, Muhammad Sutarmo, Nur Agustus, Pramono Endar, Suratno Amru, Trisnanto Budidoyo, Ugo Untoro dan Wendro Tanjung.
Selama lima hari, 29 lukisan akan dipajang di Bioskop Misbar Purbalingga komplek Usman Janatin City Park yang disulap menjadi ruang pamer. Setelah pembukaan, pada Sabtu 6 November 2021 malam, penikmat seni dan masyarakat diajak untuk berdialog dalam Bincang Seni#1: Mencipta Pasar Seni Rupa.
Pada hari ketiga, Minggu, 7 November 2021 pada jam yang sama, pameran diisi dengan pentas seni tradisi Dhaeng Tri Budaya Sekar Arum dari Desa Kedungbenda, Kecamatan Kemangkon, dan Lengger Mekar Sari dari Desa Wirasaba, Kecamatan Bukateja.
Pada hari keempat, diisi pentas seni tradisi Ndolalak dari Desa Bandingan, Kecamatan Kejobong, dan Lengger Jati Kesuma, Desa Larangan, Kecamatan Pengadegan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Kudus Darurat Longsor! Longsor Terjang 4 Desa, Akses Jalan Putus hingga Mobil Terperosok
-
5 Lapangan Padel Hits di Semarang Raya untuk Olahraga Akhir Pekan
-
Perbandingan Suzuki Ertiga dan Nissan Grand Livina: Duel Low MPV Keluarga 100 Jutaan
-
Fakta-fakta Kisah Tragis Pernikahan Dini di Pati: Remaja Bercerai Setelah 6 Bulan Menikah
-
Miris! Sopir Truk Kawasan Industri Terboyo Keluhkan Iuran Pemeliharaan Tapi Jalannya Banyak Rompal