Jika proses persiapan lahan hingga pasca panen dilakukan dengan benar, 1 hektare sawah organik bisa menghasilkan 9 ton gabah.
“Petani milenial pola pikirnya lebih canggih. Lebih melek teknologi. Kami melakukan digital farming. Ada alat untuk mengecek kesuburan tanah, pH tanah, suhu dan kelembaban. Semua bisa dilihat datanya dari aplikasi di sistem android,” ujar Miftahul Baehaqi yang juga merangkap internal control system (ICS) Gupon Sekarlangit.
Gupon Sekarlangit saat ini menyiapkan proyek ambisius membangun penggilingan padi modern sendiri dan meluaskan lahan sawah organik.
Gupon Sekarlangit menargetkan tahun 2021 bisa menambah 300 hekatare sawah garapan baru. Mereka menargetkan menambah 600 hekatare lagi di tahun 2022.
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Jelang EPA U-19, Kendal Tornado FC Youth Simulasi Jadwal Kompetisi
-
Kecelakaan Maut di Blora! Truk Rem Blong Tabrak 5 Motor, Satu Orang Tewas
-
Horor di Tol Semarang-Solo! Tronton Diduga Rem Blong Hantam 2 Truk, 1 Tewas di Tempat
-
Naik Vespa, Taj Yasin Tinjau SPBU untuk Pastikan Ketersediaan BBM di Jateng Aman Jelang Lebaran
-
Waspada! BMKG Beri Peringatan Dini Cuaca di Semarang, Potensi Hujan Lebat Disertai Petir