SuaraJawaTengah.id - Jumlah kendaraan yang masuk ke Jawa Tengah melalui Tol Pejagan-Pemalang saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini diprediksi meningkat hingga 20 persen. Peningkatan ini dikarenakan pemerintah tidak melakukan penyekatan.
Kepala Seksi Pelayanan Transaksi Pejagan-Pemalang Toll Road (PPTR) Deny Harjono mengatakan, menjelang libur Natal dan Tahun Baru, peningkatan arus kendaraan dari arah Jakarta yang masuk ke Tol Pejagan-Pemalang sudah terlihat pada akhir pekan kemarin.
Kenaikan jumlah kendaraan golongan I atau mobil penumpang tersebut mencapai 35 persen dibandingkan pada awal bulan.
"Di awal bulan kendaraan mencapai 26 ribu dan pada weekend kemarin mencapai 40 ribu. Kenaikan ini kemungkinan terjadi karena ada pengguna jalan yang liburan lebih awal," kata Deny, Rabu (22/12/2021).
Sementara jika dibandingkan libur Natal dan Tahun Baru sebelumnya, Deny memperkirakan peningkatan kendaraan mencapai 15 hingga 20 persen.
"Peningkatan ini karena pada tahun ini informasi dari pemerintah tidak ada penyekatan atau check point," ujar Deny.
Puncak peningkatan tersebut diprediksi terjadi pada 24 Desember 2021. Pada hari itu diperkirakan ada 411.641 kendaraan yang masuk ke Jateng melalui Tol Pejagan-Pemalang.
"Kalau puncak Nataru tahun 2020 ada 357.949 kendaraan yang masuk ke Jateng melalui Gerbang Tol Pejagan," ungkapnya.
Deny mengatakan, pihaknya sudah melakukan sejumlah persiapan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, di antaranya menambah lajur tambahan untuk transaksi dan penyediaan top up di gerbang tol.
Baca Juga: Ini Prediksi PT Jasa Marga untuk Arus Mudik dan Balik Jabodetabek saat Libur Nataru
"Kita siapkan juga tim sapu lubang 24 jam untuk memastikan keamanan, kenyamanan dan kelancaran pengguna jalan tol," katanya.
Adapun terkait rest area di dalam tol, Deny menyebut akan diberlakukan sistem buka tutup untuk mencegah kerumunan di dalam rest area.
"Rest area buka tutup. Kalau penuh kita tutup sementara satu sampai dua jam. Setelah itu, kita buka lagi," ujarnya.
Kontributor : F Firdaus
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin