SuaraJawaTengah.id - Pelaksana BPBD Kabupaten Batang Ulul Azmi menjelaskan dugaan kemungkinan adanya kebocoran pipa air bersih sebagai penyebab longsor di Desan Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, 31 Desember lalu.
Seperti diketahui, tanah longsor yang terjadi sekitar pukul 20.45 WIB juga memutus akses jalan dukuh Pranten-Rejosari, Desa Pranten, Kecamatan Bawang, Batang.
Ulul Azmi memaparkan, selain tanahnya labil, alih fungsi lahan hutan menjadi ladang kentang ikut mempercepat terjadinya longsor.
Faktor lain diduga adanya kebocoran pipa air bersih dari mata air lereng gunung Prahu untuk mengalirkan air kepada masyarakat Kabupaten Banjarnegara.
"Dari hasil laporan peninjauan lokasi tim BPBD, kemungkinan ada kebocoran pipa besar yang sudah menahun dan kebocoran pipa tersebut tidak terlihat. Sehingga merembas ke bukit hingga menyebabkan longsor besar," ungkap dia dikutip dari Ayosemarang.com--jaringan Suara.com, Kamis (6/1/2022).
Selain menutup jalan akses desa, tanah Longsor itu juga menimbun perkebunan kentang milik warga yang sudah siap panen.
"Ada sekitar dua hektar tanah Perhutani dan tujuh hektar milik masyarakat dengan volume longsoran material ribuan meter kubik," kata dia.
BPBD Batang juga mengimbau warga untuk waspada terhadap potensi banjir bandang karena material longsor yang cukup tebal membentuk daerah aliran sungai (DAS) selebar 100 meter.
Baca Juga: Perahu Terbalik di Sungai Sumut, 2 Tewas dan 1 Hilang
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Oknum Polisi Tegal Terancam Sanksi Berat, Dugaan Narkoba dan Penganiayaan Didalami Polda Jateng
-
Dividen Tertinggi Sepanjang Sejarah BRI Tegaskan Komitmen Dukung Ekonomi Kerakyatan
-
TPA Jatiwaringin Terbakar, Sarif Abdillah Ingatkan Bahaya bagi Pengelolaan Sampah di Jawa Tengah
-
Ekonomi Jateng Tumbuh 5,89 Persen, Ahmad Luthfi Beberkan Kunci Jaga APBD Tetap Kuat
-
Kasus 9 ASN Brebes Jadi Alarm Integritas, Pengawasan Presensi Tak Hanya Andalkan Aplikasi