Salah satu tandon air bantuan dari Semen Gresik di Dusun Wuni yang digunakan masyarakat untuk menampung air dari Gua Manuk guna mencukupi kebutuhan air bersih harian. [Dok Semen Gresik]
"Kami bersyukur, rintisan dari Semen Gresik bermanfaat bagi kami. Dengan dana desa, kami melanjutkan mengembangkan pipanisasi, dan hampir 100 persen warga Pasucen bisa menikmati air bersih. BUMDes Pasucen Mandiri yang mengelola air bersih pun bisa memperoleh pemasukan dari warga Rp 3.000 tiap meter kubiknya. Alhamdulillah, kami bisa mendapatkan Rp 4 jutaan per bulan untuk kas pemdes," tambah Salamun yang sudah memimpin Pasucen selama dua periode ini.
Pada sisi lain, lanjut Salamun, hampir lima puluh persen warganya bekerja di pabrik semen, sesuatu yang selama ini tak pernah dibayangkan. Dia berharap, para pemuda desa Pasucen terus tertantang untuk beraktivitas positif dan hidup lebih produktif.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Fakta Baru Kecurangan UTBK di Undip, Polisi Sebut Peserta Diduga Jadi Korban Penipuan
-
Pelindo Terminal Peti Kemas Tunjukkan Kinerja Positif di Tengah Gejolak Global
-
Tragedi Kecelakaan Maut di Jogja: Pemotor Tak Berhelm Tabrak Nenek 80 Tahun hingga Tewas
-
Peserta UTBK Undip Berdalih Tak Paham Alat Dengar di Telinga, Polisi Beri Pembinaan
-
Ngeri! 5 Fakta Remaja Dibakar Paman di Semarang, Pemicunya Cuma Perkara Mandi