Salah satu tandon air bantuan dari Semen Gresik di Dusun Wuni yang digunakan masyarakat untuk menampung air dari Gua Manuk guna mencukupi kebutuhan air bersih harian. [Dok Semen Gresik]
"Kami bersyukur, rintisan dari Semen Gresik bermanfaat bagi kami. Dengan dana desa, kami melanjutkan mengembangkan pipanisasi, dan hampir 100 persen warga Pasucen bisa menikmati air bersih. BUMDes Pasucen Mandiri yang mengelola air bersih pun bisa memperoleh pemasukan dari warga Rp 3.000 tiap meter kubiknya. Alhamdulillah, kami bisa mendapatkan Rp 4 jutaan per bulan untuk kas pemdes," tambah Salamun yang sudah memimpin Pasucen selama dua periode ini.
Pada sisi lain, lanjut Salamun, hampir lima puluh persen warganya bekerja di pabrik semen, sesuatu yang selama ini tak pernah dibayangkan. Dia berharap, para pemuda desa Pasucen terus tertantang untuk beraktivitas positif dan hidup lebih produktif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama