SuaraJawaTengah.id - Upaya untuk menekan penyebaran Covid-19 varian Omicron mulai dilakukan di Kota Pekalongan. Hal itu karena peningkatan kasus Covid-19 di secara nasional mengalami peningkatan yang sangat signifikan.
Pemerintah Kota Pekalongan, mengaktifkan peran Satuan Tugas Jogo Tonggo karena adanya tren kenaikan penyebaran kasus COVID-19 di daerah itu.
"Berdasar data terakhir, jumlah kasus COVID-19 sebanyak 18 orang yang sebagian besar berstatus orang tanpa gejala," kata Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid dikutip dari ANTARA di Pekalongan, Jumat (4/2/2022).
Ia mengatakan bahwa sesuai instruksi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, wilayah kota/kabupaten untuk mengaktifkan kembali Satgas Jogo Tonggo di setiap kelurahan.
"Oleh karena itu, kami sudah minta kepada perangkat kecamatan maupun kelurahan untuk mengoordinasikannya ke tingkat bawah RT/RW agar kasus COVID-19 bisa dikendalikan. Kami sudah kumpulkan camat, lurah untuk mengoordinasikan ke tingkat bawah seperti RT/RW," katanya.
Ia mengatakan peningkatan kasus COVID-19 di daerah ini karena warga setelah berpergian dari luar daerah maupun kedatangan tamu dari luar kota.
Peran Satgas Jogo Tonggo ini, kata dia, cukup efektif sebagai upaya pencegahan penularan virus, baik melalui pelacakan kontak erat maupun program vaksinasi.
"Oleh karena itu, kami tidak ingin kasus COVID-19 semakin bertambah sehingga Satgas Jogo Tonggo untuk lebih mengintensifkan upaya-upaya pencegahan," katanya.
Selain itu, pemkot akan meningkatkan kontrol pada pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) dan kegiatan vaksinasi terus diakselerasi.
Baca Juga: Update COVID-19 Jakarta 3 Februari: Positif 10.317, Sembuh 4.367, Meninggal 24
Afzan yang akrab disapa Aaf itu, menambahkan pemberian vaksin kepada warga sebagai langkah pencegahan penularan virus setelah upaya mematuhi protokol kesehatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
BRI Catat 39,7% Kenaikan, Buka Money Changer di Perbatasan Motaain Nusa Tenggara Timur
-
Lawan Vonis 5 Tahun, Mbak Ita Ajukan PK: Tak Nikmati Korupsi, Semua Untuk Rakyat!
-
Istri Wapres RI, Selvi Ananda Borong Batik Tulis Lasem Binaan RB Rembang Semen Gresik
-
Teror Begal Payudara Hantui Tembalang Semarang: Sehari 3 Kali Beraksi, Incar Ibu-ibu!
-
Sujiwo Tejo dan Teater Lingkar Sindir Keras Koruptor Lewat Lakon 'ROJO TIKUS' di Demak