SuaraJawaTengah.id - Tangan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang mengalami patah tulang tampak bengkak dibalik balutan perban.
Diketahui Ganjar menjalani operasi di RSUP dr Kariadi setelah mengalami kecelakaan pada Minggu (6/2/2022). Namun demikian, Ganjar mengatakan kondisi tangannya saat ini membaik.
Hal itu disampaikan Ganjar usai memberikan sambutan sekaligus menyerahkan secara simbolis kompensasi bagi Korban Terorisme Masa Lalu (KTML) di kantornya, Rabu (9/2/2022).
“Tidak apa-apa, alhamdulillah sudah membaik,” kata Ganjar.
Ganjar mengatakan berdasarkan keterangan dokter yang menanganinya, butuh waktu sekitar enam bulan untuk pemulihan tangannya.
“Katanya sih sekitar enam minggu kalau nggak salah,” tuturnya.
Ditanya soal foto hasil rontgen tangannya yang tersebar, Ganjar membenarkan. Kondisi patah tulang yang dialaminya memang seperti pada foto rontgen tersebut.
“Nggak tau (dapat) darimana itu, iya memang patah begitu,” ujar Ganjar.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Minta Maaf Soal Konflik di Desa Wadas, Alissa Wahid: Terima Kasih Pak
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Khoirul Muzaki dan Alfiatun Resmi Pimpin AJI Purwokerto 2026-2029
-
Ritual Sakral Waisak: Puluhan Biksu Jemput Air Berkah Umbul Jumprit untuk Sucikan Jiwa Manusia
-
Jateng Darurat Kekerasan Pesantren, Gubernur Luthfi Dorong Gerakan 'Asah-Asuh'
-
Waspada! Dampak Siklon Jangmi, Jawa Tengah Masuk Zona Sabuk Konvergensi Hujan Lebat
-
Misteri Kematian Satu Keluarga, Sampel Organ Korban Termuda Jadi Kunci Pengungkap Misteri Kledung