SuaraJawaTengah.id - Konflik pengukuran lahan di Desa Wadas menjadi sorotan publik. Warga dan aktivis yang menolak Proyek Strategis Nasional (PSN) terus mengabarkan kondisi desa di Kabupaten Purworejo tersebut.
Hal itu dinformasikan melalui akun media sosial Instagram @wadas_melawan. Pada unggahan itu disebutkan kesewenang-wenangan aparat terhadap warga wadas.
"Warga wadas mengeluhkan prilaku aparat kepolisian yang seenak sendiri saat sedang berjaga-jaga di depan rumah warga. Aparat polisi menjarah barang dan menggunakan fasilitas milik warga, seperti menyeduh teh dan kopi tanpa ijin, menggunakan motor warga untuk wira-wiri dan untuk penerangan lokasi sampai pagi (malam hari listrik di wadas dipadamkan)," tulis akun tersebut dikutip pada Kamis (10/2/2022).
Selain itu, dalam unggahan di Instagram, juga terdapat sampah bungkus makanan dan minuman yang berserakan.
Warganet pun langsung merespon unggahan tersebut. Mereka memberikan tanggapan beragam.
"Mereka selalu menggunakan tameng "proyek startegis nasional". padahal apanya yang strategis," tulis @hafids*****
"Tetep semangat buat warga wadas smoga sllu diberi kesehatan kekuatan keselamatan yg sabar yg semua," tulis @har*****
"Kebersihan sebagian dari iman, aparat gapunya imann," tulis @milaft*****
"Kalau di rumah pasti udah digampar istrinya kalau model begitu," tulis @rinir****
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Puncak Arus Mudik Dimulai! 2.390 Mobil per Jam 'Serbu' Semarang via Tol Kalikangkung
-
Murka! Ahmad Luthfi Soal OTT KPK Cilacap: Integritas Itu Perbuatan, Bukan Cuma di Mulut
-
Kecam Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS, PBNU: Ini Premanisme Politik!
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Lanjutan Sidang PT Sritex: Saksi Tegaskan Pengajuan Kredit Sesuai Mekanisme Internal Bank