SuaraJawaTengah.id - Anak-anak Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo, turut menyuarakan kegelisahan mereka terkait rencana pertambangan batu andesit. Suara disampaikan melalui media puisi dan gambar.
Salah seorang pemuda Desa Wadas, Ngabdul Mukti mengatakan, kegiatan anak-anak menggambar didampingi seniman Yayak Yatmaka.
Pakde Yayak - begitu anak-anak Wadas memanggil Yayak Yatmaka- membimbing anak-anak mengekspresikan perasaan mereka. Saat aparat gabungan masuk ke Desa Wadas pada 8 Februari 2022, Yayak ikut ditangkap polisi.
“Kegiatan menggambar itu sudah dilakukan sejak dulu. Semenjak awal-awal menolak pertambangan. Anak-anak (sekarang) sama Pakde Yayak,” kata Mukti kepada SuaraJawaTengah.id, Jumat (18/2/2022).
Menurut Mukti, lewat puisi dan gambar anak-anak Wadas menyampaikan pendapat mereka. Kebanyakan lukisan menggambarkan kondisi alam Desa Wadas yang asri jauh dari polusi.
Salah satu puisi karya anak-anak dengan polos menggambarkan situasi desa mereka.
Di tanah yang ini kami lahir dengan sempurna
Dan kami tumbuh besar dan melihat orang tua kami menanam pohon
Di tanah ini kami tumbuh besar
Orang tua kami dipaksa untuk menjual tanah
Orang tua kami menolak pertambangan itu
Karena dampak pertambangan itu merampas ruang hidup kami
Salah seorang anak Desa Wadas, Umun melukis pemandangan dua gunung lengkap dengan rumput dan pohon. Tidak lupa siswa Kelas III sekolah dasar ini menyertakan gambar bendera Merah Putih pada lukisannya.
Lukisan anak lainnya menggambarkan hasil bumi Desa Wadas. Dia melukis durian, pisang, pepaya, dan rambutan yang menjadi hasil panen warga Wadas.
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
GIIAS Semarang 2026 Bidik Pasar Jateng, 19 Merek Siap Pamer Teknologi Baru
-
PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026
-
Bhimasena Run for Whale Shark 2026: Saat Langkah Kaki Membawa Pesan untuk Laut
-
Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan
-
Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang