SuaraJawaTengah.id - Stasiun Geofisika BMKG Banjarnegara mengingatkan seluruh masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem selama tiga hari ke depan.
Stasiun Geofisika BMKG Banjarnegara Setyoajie Prayoedhie menjelaskan, cuaca ekstrem itu dikhawatirkan dapat memicu bencana hidrometeorologi.
"Kami mengingatkan warga di wilayah Banjarnegara dan kabupaten lain di sekitarnya untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem, mulai 20 hingga 22 Februari 2022," kata Setyo dikutip dari ANTARA, Sabtu (19/2/2022).
Dia mengatakan berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer teridentifikasi adanya sirkulasi siklonik di perairan barat daya Pulau Sumatera yang menyebabkan adanya belokan angin di Jawa Tengah.
Selain itu teridentifikasi adanya anomali suhu muka laut di Samudera Hindia Selatan Jawa yang dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah di Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Banjarnegara dan kabupaten lain di sekitarnya.
Terkait hal tersebut pihaknya mengingatkan masyarakat agar tidak perlu panik, namun perlu meningkatkan kewaspadaan saat terjadi hujan lebat dengan durasi yang panjang.
"Jika turun hujan dengan durasi cukup lama hingga di atas 30 menit maka perlu meningkatkan kewaspadaan karena dapat berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti longsor, banjir, pohon atau baliho tumbang dan lain sebagainya, jika diperlukan masyarakat bisa mengungsi ke tempat yang lebih aman," ujar dia.
Dia mengatakan kewaspadaan masyarakat perlu ditingkatkan, mengingat sejumlah wilayah di Kabupaten Banjarnegara merupakan area rawan longsor.
Selain itu, kata dia, masyarakat juga perlu melakukan pembersihan saluran air dari sampah-sampah yang dapat menghambat drainase.
Baca Juga: Dari Jumat Kemarin, Sampai Minggu Besok Kaltim Berpotensi Hujan dan Petir, Catat Daerah-daerahnya
"Dengan demikian diharapkan pada saat hujan tidak akan terjadi genangan karena terjadinya sumbatan di saluran air," paparnya.
Terkait dengan informasi cuaca, pihaknya juga kembali mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada berita yang belum jelas kebenarannya atau disinformasi.
"Jangan mudah percaya dengan informasi yang belum jelas kebenarannya, jika membutuhkan info terkini dan terpercaya terkait kondisi cuaca atau iklim, bisa langsung menghubungi kantor BMKG terdekat atau mengakses laman media sosial milik BMKG," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah