- Aksi pelecehan seksual oleh pria bermotor Honda Vario hitam meneror kaum perempuan di kawasan Bulusan, Tembalang, Kota Semarang.
- Pelaku yang menggunakan motor berpelat nomor H 4387 UQ sering menyasar ibu-ibu di sekitar area pendidikan tersebut.
- Polsek Tembalang melakukan penyelidikan intensif untuk memburu pelaku setelah informasi mengenai tindak kejahatan tersebut viral di media sosial.
SuaraJawaTengah.id - Keresahan mendalam tengah menyelimuti warga di kawasan Bulusan, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Aksi kejahatan jalanan yang menyasar perempuan, khususnya tindakan pelecehan seksual atau yang kerap disebut "begal payudara", kembali meneror wilayah tersebut.
Kasus ini mencuat dan menjadi atensi publik setelah informasi mengenai aksi tak senonoh tersebut viral di media sosial, memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat, terutama kaum ibu yang kerap beraktivitas di area tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari akun Instagram @infokejadiantembalang, pelaku diketahui melakukan aksinya dengan frekuensi yang sangat mengkhawatirkan.
Dalam narasi yang beredar luas, disebutkan bahwa terduga pelaku bisa melancarkan aksinya hingga tiga kali dalam satu hari. Sasaran utamanya adalah perempuan, khususnya ibu-ibu yang sedang mengendarai sepeda motor matic.
Lokasi yang menjadi titik rawan aksi pelaku teridentifikasi di sekitar Jalan Bulusan Utara, Tembalang. Bahkan, laporan warga menyebutkan bahwa pelaku kerap beroperasi di area sekitar lingkungan pendidikan anak usia dini, yakni TK Nurus Sunnah di Jalan Bulusan Utara.
Kondisi ini tentu menambah rasa was-was bagi orang tua yang mengantar jemput anak sekolah.
"Hati-hati begal payud**a, infonya pelaku sudah beberapa kali melakukan aksinya. Lokasi di Jl Bulusan Utara, Tembalang." tulis akun tersebut dalam unggahannya yang dikutip pada Kamis, 23 April 2026.
Unggahan viral tersebut juga menyertakan ciri-ciri spesifik dari terduga pelaku yang sangat penting untuk diketahui masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. Pelaku diidentifikasi sebagai pria berkulit sawo matang yang mengendarai sepeda motor Honda Vario berwarna hitam.
Identitas kendaraan semakin jelas dengan nomor polisi yang disebutkan, yakni H 4387 UQ. Ciri khas lain yang menonjol adalah helm yang dikenakan pelaku, yang disebut penuh dengan tempelan stiker.
Baca Juga: Miris! Peserta UTBK di Undip Tanam Alat di Telinga, Panitia Sampai Bawa ke Dokter THT
Menanggapi keresahan yang meluas di masyarakat, pihak kepolisian dari Polsek Tembalang bergerak cepat. Meskipun sejauh ini belum ada korban yang membuat laporan resmi ke kantor polisi, aparat penegak hukum tidak tinggal diam.
Dikutip dari Ayosemarang.com, Kapolsek Tembalang, Kompol Kristiyastuti Handayani, menegaskan bahwa jajarannya telah memberikan atensi khusus pada kasus ini dan langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan (lidik) di lapangan guna menindaklanjuti informasi yang telah meresahkan warga tersebut.
Polisi kini tengah memburu sosok pengendara motor dengan ciri-ciri yang telah tersebar luas itu. Warga diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan saat melintas di titik-titik rawan dan segera melapor jika melihat gerak-gerik mencurigakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis
-
Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin