SuaraJawaTengah.id - Komisioner Komnas HAM, M Choirul Anam menyebut adanya tindak kekerasan aparat terhadap warga Desa Wadas.
Temuan itu berdasatkan hasil pemantauan dan penyelidikan tim Komnas HAM dari sejumlah keterangan saksi dan video yang diperoleh.
Hasilnya, Komnas HAM menemukan adanya tindakan kekerasan pada saat penangkapan oleh aparat kepolisian pada Selasa, 8 Februari 2022 terhadap warga Wadas yang menolak quarry.
Berdasarkan temuan Komnas HAM, lanjut Anam terdapat 67 orang warga yang ditangkap dan dibawa ke Polres Purworejo pada 8 Februari 2022, dan baru dikembalikan ke rumah pada 9 Februari 2022.
"Akibat dari tindakan kekerasan tersebut, sejumlah warga mengalami luka pada bagian kening, lutut dan betis kaki, dan sakit pada beberapa bagian tubuh lainnya, namun tidak ada korban yang dirawat di rumah sakit," kata Anam membacakan keterangan hasil temuan faktual, Kamis (24/2/2022).
Dia menjelaskan, mayoritas tindakan kekerasan terhadap warga itu dilakukan oleh aparat berpakaian preman.
"Dari identifikasi pelaku, tindakan kekerasan tersebut mayoritas dilakukan oleh petugas berbaju sipil/preman pada saat proses penangkapan," kata Anam.
Dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy memberi tanggapan atas temuan tersebut.
"Kami menghargai apa yang menjadi temuan dan rekomendasi Komnas HAM. Tentunya akan menjadi bahan anev (analisia dan evaluasi) untuk bekerja lebih baik lagi," ungkap Iqbal.
Dia memaparkan, beragam upaya TNI-Polri membangun komunikasi sosial antarmasyarakat yang pro dan kontra terus dilakukan. Bhabinkamtibmas dan Babinsa terus melakukan sambang di Desa Wadas.
"Kita juga melakuakan serangkaian bhakti sosial, psikoedukasi dan psikososial bagi anak anak dan warga oleh konselor Polda Jayeng sudah berjalan. Juga dalam meningkatkan sanitasi warga, TNI -Polri bersama masyarakat melakukan pembangunan 300 jamban, lima sumur bor, penyediaan tandon," paparnya.
"Termasuk pengobatan gratis bagi warga Wadas kita lakukan. Intinya wilayah Wadas sudah adem-ayem," pungkas M Iqbal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Bantu Korban Gempa NTT, Pemprov Jateng Terjunkan 16 Personel dan Ribuan Paket Logistik
-
Jateng Dikepung Zona Megathrust dan Sesar Aktif, Wakil Ketua DPRD: Warga Harus Waspada!
-
Hari Jadi Ke-81 Jateng: Akses Pendidikan Kian Luas dan Gratis, Harapan Tak Lagi Terkikis
-
Hari Jadi Ke-81 Jateng: Program Speling, Jarak Tak Lagi Bikin Pusing
-
Lindungi Petani demi Kepastian Harga, Wakil Ketua DPRD Jateng: Jangan Biarkan Merugi!