Meski termasuk jenis masakan tradisional, namun Saoto Golak khas Kaliwiro, Wonosobo ini masih eksis dan laris manis diburu pembeli karena keunikan rasa dan cara penyajiannya.
Agar tidak basi saat dikonsumsi, biasanya golak singkong yang sudah diolah akan disajikan panas-panas atau digoreng mendadak. Golak kemudian diletakkan secara terpisah dengan soto sapinya.
Biasanya, untuk satu porsi soto sapi berisi 10 hingga 15 irisan golak singkong.
“Kalau ada yang beli baru golaknya digoreng. Golaknya dipisah taruh dimangkok isinya ya bisa 10, bisa 15 golak” katanya.
Jika pembeli ingin menambahkan rasa manis pada Saoto Golak ini, bukanlah kecap yang digunakan, melainkan gula merah yang sudah dicairkan. Sungguh semakin unik sajian Saoto Golak ini.
“Ya mungkin jaman dulu harga kecap masih mahal ya, jadi para penjual soto golak menggantinya pakai gula jawa (gula merah) biar ada rasa manisnya,” ungkapnya.
Nah, selain gurih dan lezat, Saoto Golak ini juga terbilang murah, yakni cukup dengan R10 ribu untuk harga per porsinya bisa membuat perut kenyang.
“Saya memang sering mampir ke warung Mbah Jasrun. Soto Golaknya enak banget. Di daerah kota Wonosobo memang ada yang jual, tapi golaknya paling enak punya mbah Jasrun ini yang di pasar Kaliwiro. Seporsi harganya cuma Rp10 ribu sudah bikin kenyang ,” ungkap Gita (30) salah satu pelanggan Saoto Golak Mbah Jasrun.
Sayangnya, untuk bisa mencicipi gurih dan lezatnya Saoto Golak ini harus bersabar karena warung Mbah Jasrun tidak buka setiap hari.
Baca Juga: 7 Makanan Khas Brebes, Tampilan Serta Rasanya Unik dan Menggugah Selera
Mbah Jasrun hanya buka seminggu sekali yakni pada dino pasaran (hari pasaran) saja yakni pada saat pahing di pasar tradisional Kecamatan Kaliwiro, Wonosobo ini.
Meski hanya buka selama satu hari dalam seminggu dan mulai buka pukul 6 pagi hingga 2 siang, Saoto Golak Mbah Jasrun ini selalu ludes terjual.
“Ya bukanya tidak setiap hari, pas tanggalan jawa pahing saja dan di pasar Kaliwiro memang dari dulu pasarannya juga pas pahing. Ya Alhamdulillah kalau pas buka bisa sampai 100 mangkok bahkan sering lebih,” pungkas Alwiyah (65) istri Mbah Jasrun.
Kontributor : Citra Ningsih
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
-
Prabowo Bukan Negarawan, Tapi Wisatawan!
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Terkini
-
Mahasiswa KKN UNDIP Tanamkan Kreativitas, Literasi Digital, dan Peduli Lingkungan di SDN Padangsari
-
Sudewo Didakwa Terima Rp3,8 Miliar dari Proyek Kereta, Jalan hingga Keris Masuk Gratifikasi
-
BRI Jadi Mitra Perbankan Tepercaya untuk Beragam Kebutuhan Finansial
-
Sidang Perdana Korupsi Sudewo Digelar Hari Ini, Ratusan Pendukung Kepung Pengadilan Tipikor
-
Jembatan Serayu Bakal Ditutup, Wakil Ketua DPRD Jateng Ingatkan Pentingnya Sosialisasi