SuaraJawaTengah.id - Transaksi perdagangan ekspor di Provinsi Jawa Tengah menunjukan tren positif pada awal tahun 2022 ini.
Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mencatat neraca perdagangan provinsi ini awal 2022 mengalami surplus sebesar 26,53 juta dolar AS.
"Neraca perdagangan Jawa Tengah di Januari 2022 mengalami surplus sebesar 26,53 juta dolar AS," kata Kepala BPS Jawa Tengah Adhi Wiriana dikutip dari ANTARA di Semarang, Kamis (3/3/2022).
Ia menjelaskan nilai ekspor Jawa Tengah pada Januari 2022 tercatat mencapai 1.051,54 juta dolar AS.
Jumlah tersebut, menurut dia, naik 0,85 persen di banding Desember 2021.
Amerika Serikat, lanjut dia, menjadi negara tujuan ekspor non-migas terbesar di Januari 2022 dengan nilai 476,56 juta dolar AS.
Adapun dua negara lain yang juga menjadi tujuan utama ekspor Jawa Tengah masing-masing Jepang dan Tiongkok.
Ia menjelaskan komoditas pakaian bukan rajutan dan aksesorisnya mengalami peningkatan ekspor terbesar pada Januari 2022.
Adapun nilai impor Jawa Tengah di Januari 2022 tercatat mencapai 1.025,01 juta dolar AS.
Baca Juga: Menohok! Ganjar Pranowo Sindir Diri Sendiri: Udah Tua Ngebut Naik Sepeda, Kandani Ngueyel
Adhi menuturkan terdapat penurunan nilai impor sebesar 21,38 persen si banding Desember 2022.
Tiongkok, menurut dia, menjadi negara pemasok utama barang impor ke Jawa Tengah dengan nilai 369,71 juta dolar AS, yang selanjutnya disusul Amerika Serikat dan Taiwan.
Ia menambahkan impor komoditas biji dan buah yang mengandung minyak mengalami peningkatan terbesar di Januari 2022.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Selalu Terus Bertransformasi, BRI Yakin Mampu Memberikan Hasil Optimal
-
Bagian dari Danantara, BRI Turut Memberikan Dukungan Nyata dalam Pembangunan Rumah Hunian di Aceh
-
5 Mobil Bekas Seharga Motor yang Layak Dibeli, Cuma Rp17 Juta!
-
Waspada! Semarang dan Jawa Tengah Diprediksi Dilanda Hujan Lebat Disertai Petir Hari Ini