"Juru kunci di sini kan mertua saya, namanya Mbah Jasmin yang sudah meninggal beberapa tahun silam. Sekarang belum ada juru kunci penggantinya," ucapnya.
Dikatakannya, tak hanya digunakan untuk ritual, Mata Air Senjoyo juga digunakan untuk tradisi padusan jelang ramadan.
"Beberapa hari lagi juga akan digunakan untuk padusan warga desa. Dan tradisi itu sudah menjadi kegiatan tahunan," jelasnya.
Ia menuturkan, sampai sekarang Mata Air Senjoyo masih dijaga oleh warga setempat, karena dianggap sebagai tempat keramat.
"Bisa dilihat sekarang bersih sekali, kalau dulu masih banyak rumput tinggi-tinggi. Karena warga benar-benar manjaga tempat ini," paparnya.
Terpisah beberapa orang yang datang ke mata air tersebut menerangkan, tempat dengan beberapa sendang itu memang asri dan sejuk.
"Kalau kisahnya saya tidak begitu paham, tapi di ujung mata air ada papan bertuliskan petilasan, dan tepat di sampingnya ada sebuah gubuk kecil dengan bau bunga dan kemenyan," tutur Santoso pengunjung asal Kota Semarang.
Ia juga menyebutkan, di papan informasi juga tertulis larangan juga hendak berendam atau saat melakukan tirakat.
"Tadi ada tulisan harus bersikap sopan, tidak berbicara kotor, sampai dilarang membawa minuman keras. Menurut saya selain indah, tempat ini pastinya mengandung cerita sejarah masa lalu," tambahnya.
Baca Juga: Hasil Liga 1: PSIS Semarang Pecundangi Persela Lamongan 2-1 di Laga Pamungkas Musim Ini
Kontributor : Aninda Putri Kartika
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
Terkini
-
Waspada! BMKG Beri Peringatan Dini Cuaca di Semarang, Potensi Hujan Lebat Disertai Petir
-
5 Fakta Mengejutkan Dibalik Video Viral Pengejaran Begal Payudara di Pati
-
BRI Semarang Tebar Berkah Ramadan, Berbagi Makanan Berbuka untuk Pengendara
-
BRI KPR Berikan Kemudahan Akses Pembiayaan untuk Wujudkan Rumah Impian
-
Jateng Bakal Diserbu 17 Juta Pemudik, Gubernur Luthfi Gerak Cepat Amankan Stok Pangan