SuaraJawaTengah.id - Dalam satu pekan terakhir warga digegerkan dengan kondisi Sungai Serayu yang dibanjiri lumpur pekat.
PT Indonesia Power Unit Banjarnegara memberikan keterangan penyebab hal tersebut terjadi.
Beredar video sungai Serayu yang dibanjiri lumpur pekat di sosial media.
Akibat kejadian tersebut, banyak ikan terdampar yang kemudian diambil oleh warga ramai-ramai.
Diketahui, sungai Serayu mengalir di beberapa Kabupaten diantaranya Wonosobo, Banjarnegara, Purbalingga dan Banyumas.
General Manager PT Indonesia Power Mrica, PS Kuncoro mengatakan lumpur yang membanjiri sungai serayu berasal dari waduk mrica yang dikelolanya.
Ia menjelaskan penyebab terjadinya banjir lumpur karena adanya guguran sedimentasi di waduk ketika proses pembukaan katup DAM.
Namun, pihaknya memilih tetap membuka sampai air yang keluar dari DAM kembali jernih.
Ia menyebut, pilihan tersebut harus diambil demi keamanan bendungan dan agar bisa tetap berfungsi.
"Situasi lereng endapan berguguran, dalam waktu singkat kami harus memutuskan agar keamanan bendungan tetap terjaga dan berfungsi pada mestinya," ungkapnya saat konferensi pers, Jumat (8/4/2022).
Selain itu, lanjutnya, akan ada risiko lain yang akan terjadi apabila pihaknya menutup katup secara paksa ketika lumpur masih mengalir.
"Harus menunggu sampai air yang mengalir jernih kembali, karena kalau dipaksa ditutup itu bisa tertimbun katupnya dan tidak bisa dibuka lagi," terangnya.
Pihaknya mengaku tidak menyangka jika sedimentasi akan runtuh yang mengakibatkan banjir lumpur hingga ke Kabupaten Banyumas.
"Memang tidak menyangka lereng itu akan runtuh," katanya.
Sebelumnya, Bupati Banyumas Achmad Husein sempat menyampaikan komplain atas kejadian tersebut karena menghambat produksi PDAM dan juga dinilai merusak biota sungai.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun
-
Dugaan Tabrak Lari di Bantul, Pengemudi Mobil Ditangkap Warga Usai Hantam Pemotor Hingga Tewas
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan