SuaraJawaTengah.id - Seribuan kelelawar bersarang di sebuah rumah kosong di Dusun Pojok, Desa Pucang, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang. Peristiwa itu disebut sebagai pertanda kondisi lingkungan masih baik.
Ketua RT 1, Dusun Pojok, Prajoko Waliyono mengatakan kelelawar menempati rumah yang belum selesai dibangun milik Kayin, warga Kalisalak, Kecamatan Grabag. Pembangunan rumah terhenti selama 1 tahun, sehingga bangunan terbengkalai.
“Mungkin ada ribuan lebih itu. Banyak banget kemarin itu. Paling baru sekitar 1 mingguan,” kata Prajoko, Sabtu (9/4/2022).
Menurut Prajoko, semula kelelawar yang terlihat baru 100 hingga 200 ekor. Kelelawar bergelatungan di emperan rumah kosong itu. “Lama kelamaan mungkin manggil teman-temannya, jadi semakin banyak.”
Warga melaporkan suara cericit kelalawar makin riuh selepas asar hingga menjelang maghrib. Pada malam hari suara gaduh sedikit berkurang karena kelelawar keluar sarang mencari makanan.
“Berisik banget itu. Kalau malam nggak tahu, mungkin mencari makan atau gimana. Paginya sudah berisik itu,”ujar Prajoko.
Prajoko dan warga Dusun Pojok lainnya tidak ada yang mengetahui darimana seribuan kelelawar itu berasal. “Kita tahunya tahu-tahu sudah ada. Ada yang bilang pindahan dari Patal, Secang.”
Video serbuan ribuan kelalawar di Dusun Pojok, Desa Pucang sempat ramai diperbincangkan di media sosial Magelang. Akun Istagram @andreli_48 salah satu yang pertama kali membagikan video tersebut di medsos.
Dalam rekaman video terlihat kelelawar berjejalan di tembok dan rangka atap rumah. Ukuran kelelawar yang menempati rumah kosong ini lebih besar dari jenis kelelawar yang biasa menempati rumah.
Baca Juga: Nikmatnya Jajanan Legondo, Sajian Lebaran Keluarga Jadi Penganan Khas Borobudur
Berdasarkan pantauan SuaraJawaTengah.id, bentang sayap kelelawar sekitar 30 centimeter. Meski baru menempati rumah sekitar 1 minggu, kotoran kelelawar sudah memenuhi beberapa sudut bangunan.
Banyaknya keberadaan kelelawar menunjukkan habitat, iklim, mikro habitat, serta ketersediaan pakan dan sumber air masih baik. Hutan, ladang, dan sawah di sekitar Desa Pucang merupakan hibitat serangga yang menjadi sumber makanan kelelawar.
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Berita Terkait
-
Jadwal Imsakiyah Magelang dan Sekitarnya Hari Ini 9 April 2022, Lengkap dengan Bacaan Niat Puasa
-
Jadwal Imsakiyah Magelang dan Sekitarnya Hari Ini 8 April 2022, Lengkap dengan Bacaan Niat Puasa
-
Usai Tunjukin Minyak Goreng Harga Murah ke Gubernur Ganjar, Pedagang Pasar Muntilan Kini Mengeluh: Langka!
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
7 Fakta Menarik Tentang Karakter Orang Banyumas Menurut Prabowo Subianto
-
Honda Mobilio vs Nissan Grand Livina: 7 Perbedaan Penting Sebelum Memilih
-
7 Mobil Listrik Murah di Indonesia, Harga Mulai Rp100 Jutaan
-
7 Fakta Banjir dan Longsor Mengerikan yang Menghantam Kudus, 1 Korban Tewas!