SuaraJawaTengah.id - Sejumlah masyarakat perantauan bisa bernafas lega pada lebaran tahun ini. Pasalnya pemerintah telah mengizinkan masyarakat untuk mudik.
Tidak semua menggunakan trasnportasi umum, sejumlah masyarakat memilih untuk mudik menggunakan kendaraan pribadi baik roda dua maupun roda empat.
Untuk menghindari macet ketika mudik, biasanya para pemudik lebih memilih lewat jalur alternatif ketimbang jalan nasional.
Contohnya jalur alternatif Singorojo, Kabupaten Kendal yang menghubungkan jalan menuju Temanggung dan Jakarta.
Warga Pemalang, Septi (27) memilih untuk melewati jalur alternatif Singorojo, Kendal untuk mudik ke Pemalang dari Semarang. Lantaran suasana jalannya yang masih asri dan bebas macet ketimbang melewati jalur Pantura.
"Kalau lewat sini lebih enak tidak kena macet, tidak terlalu panas seperti di Pantura dan bisa dapat bonus pemandangan," ucap Septi kepada suarajawatengah.id, Rabu (27/04/22).
Septi mengungkapkan, meski melewati jalur alternatif memakan waktu lebih lama jika dibandingkan jalur Pantura. Tak menjadi masalah baginya.
Menurut Septi, kondisi jalan yang halus di jalur alternatif membuat lebih nyaman untuk berkendara. Serta bonus pemandangan sepanjang perjalanan dengan kondisi alam yang masih hijau.
"Kalau lewat Pantura pakai motor bisa 4 jam tapi saya tidak suka macet parah dan panas, kalau lewat sini memang agak lama bisa sampai 6 jam kalau santai," imbuhnya.
Baca Juga: Warga Temanggung Serbu Minyak Goreng Curah Rp 15 Ribu
Septi mengaku, sempat tak pulang ke Pemalang pada Lebaran 2020 lalu lantaran adanya pandemi dan larangan mudik.
Selain itu, adanya penyekatan jalan di sepanjang jalur mudik juga membuatnya enggan untuk pulang pada tahun lalu.
"Sudah dua kali Lebaran gak pulang ke rumah, karena covid itukan dan takut pulang nular orang rumah, ditambah waktu itu ada penyekatan jalan," bebernya.
Hal serupa juga diungkapkan, Bunga (28) perempuan asli Wonosobo, ia lebih memilih jalur alternatif untuk mudik. Lantaran enggan melewati jalur Semarang - Yogyakarta yang selalu padat kendaraan dan macet.
"Kalau lewat jalur provinsi itukan macet parah ya, Pastinya macetnya di Ambarawa dan itu banyak truk gede-gede, mending lewat Singorojo ini lancar," kata Bunga.
Lebih lanjut, Bunga menuturkan selain jalur yang dinilai lebih lancar, mudik melewati jalur alternatif sekaligus mengajak kedua anaknya menikmati pemandangan alam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan