Setelah proses lahiran, Zelin dan kedua anak kembarnya sempat diboyong kembali ke Jakarta tempat sang ayah sibuk beraktifitas di pelatnas Cipayung, Jakarta Timur. Saat anak-anak menginjak usia 3 tahun, Zelin kembali ke Magelang.
“Waktu itu romonya (Joko Supriyanto) memutuskan kalau anak-anak mulai masuk sekolah, lebih baik tidak di Jakarta.”
Jadilah kembar Bilqis bersekolah hingga kelas 2 di SD Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) di Kota Magelang. Tiap hari Zelin yang mengantar-jemput kedua anaknya.
Bilqis Kecil Dijauhkan dari Bulu Tangkis
Lahir dari pasangan atlet bulu tangkis dunia, ternyata tidak serta merta membuat Bilqis dikenalkan pada raket sejak kecil. Zelin malah mengaku sempat tidak menginginkan anak-anaknya mengikuti jejaknya menjadi atlet.
Zelin lahir dari keluarga pas-pasan di desa. Ayahnya hanya tentara berpangkat rendah.
Menurut Zelin saat itu, satu-satunya jalan keluar dari kesulitan ekonomi adalah menjadi atlet bulu tangkis. Dia merasakan betul perihnya merintis karir, berlatih hingga akhirnya menjadi atlet kelas dunia.
“Saya nggak pingin dia (jadi atlet) badminton. Cukup saya saja. Saya tahu untuk meraih (prestasi) seperti saya, nggak bisa saya ceritakan ya. Saya ninggalin kampung sini sejak kelas 1 SMP masuk Djarum.”
Keputusan Zelin didukung penuh suaminya. Mereka sepakat sama sekali tidak akan mengenalkan apalagi melatih bulu tangkis kepada kedua putri kembar mereka.
Baca Juga: Abdul Rozak Viral di Twitter usai Bilqis Kalahkan Pebulutangkis Nomor 1 Dunia
“Nggak usah (jadi atlet bulu tangkis). Saya sudah bisa mencukupi anak saya. Motivasi saya jadi pemain itu karena mengangkat derajat orangtua. Saya anak kopral yang sangat biasa banget. Jadi ketika akhirnya itu saya capai, ya sudah cukup. Saya (tidak) akan bikin anak saya seperti saya,” ujar Zelin.
Berita Terkait
-
Pendidikan Fajar Alfian, Pebulu Tangkis Diduga Body Shaming ke Ibu-ibu Pendemo
-
Terhenti di Perempat Final All England, Gregoria Mariska: Saya Kesulitan Mengimbangi Lawan
-
Mengapa All England? Sejarah di Balik Nama Kejuaraan Bulu Tangkis Tertua
-
Hendra Setiawan Siap Debut di All England 2025, Jadi Pelatih Sabar/Reza
-
100 Hari Masa Kerja PBSI 2024-2028 Disorot: Prestasi Gersang, Kapan Program Komunitas Berjalan?
Tag
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara
-
Wapres Gibran Mudik, Langsung Gercep Tampung Aspirasi Warga Solo!
-
Tragedi Pohon Tumbang di Alun-Alun Pemalang: Tiga Jamaah Salat Id Meninggal, Belasan Terluka