Yarindo sering dipakai sebagai obat penenang atau pemacu kerja jantung sekaligus. Peredaran obat ini sering dikaitkan dengan kejahatan remaja karena dipercaya bisa memicu reaksi agresif bagi para penggunanya.
Penyalahgunaan pil Yarindo atau obat penenang lainnya semakin sering ditemukan pada kasus narkotika yang melibatkan pelajar dan remaja.
Penjualan melalui online secara serta pembayaran via transfer, memudahkan para pengguna mendapatkan obat terlarang ini. Polisi masih kesulitan menelusuri kasus yang modus penjualannya menggunakan media sosial ketimbang nomor telepon.
Harganya yang murah juga menjadi penyebab lain mengapa pil Yarindo marak digunakan oleh para pelajar dan remaja. Dengan harga Rp800 ribu per 1.000 butir, rata-rata 1 butir pil Yarindo dibeli seharga Rp800.
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah