SuaraJawaTengah.id - Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Tengah serius melalukan pembinaan pemain usia dini.
Liga SSB Jateng 2022 resmi digelar. Kompetisi usia muda tersebut diharapkan bisa memunculkan pemain muda berbakat.
Ketua Asprov PSSI Jateng Yoyok Sukawi mengungkapkan, kompetisi SSB Jateng 2022 digelar secara profesional. Terdapat 70 tim mengikuti liga tersebut.
"Badan liga jawa tengah ini kita bentuk agar bisa menyelanggarakan kompetisi yang profesional dan berkualitas. Saya tekankan, kompetisi yang digelar ini semua profesional. Anak-bisa bermain lepas," ujarnya di Stadion Citarum Kamis (4/8/2022).
Yoyok menyebut jangan sampai peristiwa memalukan wasit yang tidak fair terulang kembali.
"Seperti waktu lalu, wasit Jawa Tengah terkenal gatheli, maka kami memberikan pembinaan, dan di sini Badan Liga Jateng profesional tidak terpengaruh dengan klub, dengan pemain, apalagi soal politik," ucapnya.
Yoyok berharap dari kompetisi tersebut akan memunculkan pemain-pemain muda berbakat.
"Maka kita harus profesional, agar melahirkan pemain-pemain usia dini yang berkualitas," ujarnya.
Baca Juga: Usai DItunjuk Jadi Plt, Yoyok Sukawi Bakal Maju Jadi Ketua Asprov PSSI Jateng
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Polda Jateng Selidiki Kematian Dugaan Bunuh Diri Taruna Akpol: Baru Ikuti Pembukaan Pendidikan
-
Ini Identitas Taruna Akpol yang Tewas Diduga Bunuh Diri
-
Bupati Nonaktif Cilacap Didakwa Minta Kepala OPD Kumpulkan Rp568 Juta untuk THR
-
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Rakyat
-
Capratar Akpol Tewas Diduga Bunuh Diri Lompat dari Werving Hoegeng